Banda Aceh (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Prof Dante Saksono menegaskan bahwa imunisasi tidak haram, melainkan mubah atau dibolehkan sesuai dengan fatwa ulama, termasuk di Aceh

"Satu lagi yang penting, mengenai isu halal dan haram imunisasi. MUI sudah memberikan fatwa bahwa imunisasi itu hukumnya mubah atau boleh," kata Prof Dante Saksono, di Banda Aceh, Jumat.

Pernyataan itu disampaikan Prof Dante Saksono dalam jumpa pers usai meninjau pelaksanaan imunisasi di Posyandu Panteriek dan Puskesmas Batoh, Kota Banda Aceh.

Baca juga: Cegah campak, Dinkes segera imunisasi tenaga kesehatan se Aceh

Khusus di Aceh, kata di, Majelis Pemasyarakatan Ulama (MPU) Aceh telah mengeluarkan fatwa Nomor 13 Tahun 2012 yang menyatakan bahwa hukum dasar imunisasi dan vaksinasi boleh (mubah).

"Fatwa MPU di Aceh Nomor 12 tahun 2013, bahwa imunisasi itu hukumnya mubah atau boleh. Jadi tidak ada lagi isu yang mengaitkan antara halal dan haram imunisasi," tegasnya.

Dirinya berharap, masalah hukum imunisasi tersebut dapat diterima masyarakat di Aceh, sehingga angka cakupannya bisa kembali meningkat, mengingat hingga saat masih cukup rendah di Aceh yakni 33 persen, akibatnya kasus campaknya juga tinggi.

"Kalau diimunisasi dengan cakupan 33 persen, itu pada tahun ini seluruh Aceh  sudah ada 263 kasus campak. Dan ini karena imunisasinya rendah. Mudah-mudahan informasi ini ke seluruh masyarakat," ujarnya.

Dirinya meyakini, jika cakupan imunisasi di Aceh sudah kembali membaik, maka kasus-kasus seperti campak atau lainnya pada anak dapat dicegah. Untuk itu, dibutuhkan peran semua pihak dalam rangka meningkatkan imunisasi di Aceh.

Dalam kesempatan ini, Prof Dante juga menilai bahwa program sertifikat untuk anak yang sudah diimunisasi dasar lengkap oleh pemerintah Kota Banda Aceh merupakan terobosan baik dalam upaya meningkatkan imunisasi.

"Nanti akan saya usulkan untuk memberikan insentif, makanan tambahan yang gratis atau sekolah gratis buat mereka yang sudah diimunisasi. Dengan program-program seperti ini, cakupan di Bada Aceh bisa lebih tinggi," demikian Prof Dante Saksono.

Baca juga: Ratusan murid madrasah ikut Bulan Imunisasi Anak Sekolah di Banda Aceh



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026