Aceh Selatan (ANTARA) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Aceh Selatan menyatakan persediaan daging tradisi meugang dan kebutuhan kurban Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di daerah tersebut mencukupi.
"Persediaan daging dan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah mencukupi," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Selatan Mirna Lisma di Aceh Selatan, Senin.
Berdasarkan data, kata dia, persediaan tersebut mencapai 1.446 ekor hewan ternak. Terdiri sapi jantan 362 ekor, sapi betina tidak produktif 381 ekor. Serta kerbau jantan 198 ekor, serta kerbau betina tidak produktif 205 ekor.
Mirna Lisma menyebutkan untuk ternak kecil tersedia 4.208 ekor kambing dan 937 ekor domba. Persediaan unggas juga melimpah dengan total mencapai 274.900 ekor di seluruh wilayah kabupaten tersebut.
"Kami juga menurunkan tim mengecewakan kesehatan hewan ternak yang disembelih pada tradisi meugang maupun pelaksanaan kurban. Termasuk memantau harga daging," kata Mirna Lisma.
Baca: DLH Aceh Selatan kampanyekan pemilihan sampah organik untuk kompos
Sementara itu, harga daging sapi dan kerbau di wilayah Aceh Selatan pada tradisi meugang Idul Adha di sejumlah titik di Kecamatan Samadua dan pasar Inpres, Kecamatan Tapaktuan, mencapai Rp200 ribu per kilogram.
"Harga daging, baik sapi maupun kerbau, pada hari meugang Idul Adha ini mencapai Rp200 ribu per kilogram. Kendati lebih mahal dari hari biasa, masyarakat antusias membeli daging," kata Herman, penjual daging.
Meugang merupakan tradisi masyarakat Aceh menjelang Ramadhan maupun Idul Fitri dan Idul Adha.
Dalam tradisi tersebut, masyarakat membeli dan mengonsumsi daging sapi, kerbau, maupun kambing lebih banyak dari hari biasanya. Tradisi tersebut sudah diperingati sejak masa kesultanan, terutama Sultan Iskandar Muda.
Baca: Pemkab Aceh Selatan dorong BUMG gali potensi daerah
Pewarta: Risky Hardian SaputraEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.