Banda Aceh (ANTARA) - Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran menyatakan bahwa nilai-nilai Pancasila telah menjadi jangkar moral pemersatu bangsa Indonesia hingga 81 tahun lamanya.

"Pancasila adalah 'Jangkar Moral' kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik," kata Brigjen TNI Ali Imran, di Lhokseumawe, Aceh, Senin.

Disampaikan saat membaca amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Prof KH Yudian Wahyudi ketika memimpin upacara peringatan  hari lahir Pancasila di Lapangan Jenderal Sudirman Korem 011/Lilawangsa, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Dalam amanat yang dibacakan, Brigjen Ali Imran menegaskan bahwa Pancasila merupakan "Bintang Penuntun" yang telah membuktikan ketangguhannya dalam menjaga persatuan Indonesia selama 81 tahun.

"Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh. Ini adalah bukti nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan," ujar Danrem.

Ia menegaskan, nilai-nilai dasar Pancasila harus menjadi pondasi kuat bagi bangsa dalam menyikapi perkembangan zaman.

Sebagai bangsa yang besar, lanjut dia, Indonesia terus menunjukkan kepemimpinan nyata di kancah internasional. Hal ini dibuktikan melalui kontribusi aktif pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran strategis dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah.

Di akhir amanatnya, Danrem mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda sebagai pemegang estafet masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Serta mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral yang jelas justru dapat menyesatkan bangsa.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai ini,” demikian Brigjen TNI Ali Imran.

Baca juga: Danrem apresiasi prajurit TNI yang tetap bantu warga meski jadi korban bencana



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026