Simeulue (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Simeulue menyatakan sebanyak enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kabupaten kepulauan di Provinsi Aceh itu berhenti beroperasi untuk sementara waktu.

Koordinator wilayah BGN Kabupaten Simeulue Elysa Wulandari di Simeulue, Selasa, mengatakan terhentinya operasional enam SPPG tersebut karena anggaran belum dicairkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.

"Saat ini, ada enam SPPG di wilayah Kabupaten Simeulue yang berhenti beroperasi karena terkendala anggaran operasional yang belum dicairkan," katanya.

Baca: Ratusan tenaga kerja terserap dalam program MBG di Simeulue

Enam SPPG yang operasionalnya terhenti yakni. SPPG Simeulue Timur Lugu, SPPG Simeulue Timur Ameria Bahagia, SPPG Simeulue Timur Suka jaya, SPPG Simeulue Cut Latak Aya, SPPG Teupah Selatan Labuhan Bakti, dan SPPG Simeulue Barat Layabaung.

Elysa Wulandari menyebutkan terhentinya operasional SPPG di sejumlah tempat di Kabupaten Simeulue terjadi sejak Senin (8/6). Operasional SPPG tersebut terhenti untuk sementara waktu saja.

Operasional terhenti, kata dia, hingga dana operasional dikirim ke rekening akun virtual masing-masing SPPG oleh BGN Pusat. Apabila dana sudah masuk, operasional SPPG tersebut kembali beroperasi seperti biasa.

"Hingga hari ini, enam SPPG tersebut masih menunggu anggaran operasional dari BGN Pusat. Kalau sudah masuk anggarannya, SPPG akan kembali beroperasi seperti biasa lagi," kata Elysa Wulandari.

Baca: DKP sebut puluhan ton ikan segar terserap untuk MBG di Simeulue


 



Pewarta: Ade Irwansah
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026