Moskow (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Selasa (9/6) mendesak pasukan asing yang ditempatkan di sekitar Iran untuk meninggalkan daerah itu, serta memperingatkan bahwa Teheran lebih memilih diplomasi dan dapat melakukan cara lain.
"Pasukan asing di sekitar wilayah kami selalu berisiko karena kesalahan mereka sendiri, kecelakaan biasa, atau berpotensi terjebak dalam baku tembak. Untuk mengurangi risikonya, solusi terbaik adalah dengan mereka pergi. Kami lebih menyukai upaya diplomasi, tetapi juga 'berbicara dalam bahasa lain'," demikian cuitan Araghchi di media sosial X.
Selat Hormuz bukan perairan internasional dan berjarak ribuan mil dari pantai AS, kata menteri luar negeri itu.
Angkatan bersenjata Iran selalu siaga terhadap setiap pelanggaran wilayah udara Iran, tegas dia.
Presiden AS Donald Trump Pada Senin (8/6) mengatakan helikopter AH-64 Apache AS yang jatuh di lepas pantai Oman telah ditembak jatuh oleh Iran dan bahwa AS perlu menanggapinya.
Komando Pusat AS mengatakan kepada RIA Novosti bahwa helikopter tersebut jatuh di lepas pantai Oman saat berpatroli perairan kawasan. Kedua pilot diselamatkan dalam beberapa jam dan dilaporkan berada dalam kondisi stabil.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran desak pasukan asing tinggalkan wilayah sekitar negaranya
Pewarta: Cindy Frishanti OctaviaEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.