Banda Aceh (ANTARA) - Kepolisian RI Daerah (Polda) Aceh menyebutkan perputaran ekonomi pada pergelaran Bhayangkara Fest 2026 mencapai Rp9,2 miliar.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Selasa, mengatakan Bhayangkara Fest 2026 diselenggarakan Polda Aceh dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 berhasil menarik antusiasme masyarakat dalam jumlah besar.
"Bhayangkara Fest 2026 dilaksanakan di Lapangan Merah Mapolda Aceh, Banda Aceh pada 19 hingga 22 Juni 2026. Perputaran ekonomi selama berlangsung Bhayangkara Fest mencapai Rp9,2 miliar," katanya.
Perwira menengah Polda Aceh itu menyebutkan Bhayangkara Fest 2026 diikuti kalangan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), pelaku ekonomi kreatif, dan lainnya. Kegiatan tersebut dikunjungi sebanyak 85.367 orang selama Bhayangkara Fest berlangsung.
"Nilai perputaran ekonomi tersebut berasal dari aktivitas puluhan pelaku UMKM yang berpartisipasi dan melayani kebutuhan ribuan pengunjung selama kegiatan berlangsung," kata Joko Krisdiyanto.
Menurut dia, keberhasilan pelaksanaan Bhayangkara Fest menunjukkan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi, edukasi, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan hubungan antara Polri dengan masyarakat.
"Alhamdulillah, selama empat hari pelaksanaan Bhayangkara Fest terlihat antusiasme masyarakat yang berkunjung. Dan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang semakin dekat dengan masyarakat," katanya.
Joko Krisdiyanto menegaskan Bhayangkara Fest merupakan implementasi tema Hari Bhayangkara ke-80 2026, yaitu Polri untuk Masyarakat. Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan religius, edukatif, olahraga, hiburan, pelayanan publik, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Ini menjadi bukti bahwa Bhayangkara Fest tidak hanya menghadirkan kemeriahan peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi secara nyata bagi pelaku UMKM," kata Joko Krisdiyanto.
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.