Aceh Timur (ANTARA) - Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh diwarnai kericuhan diduga dilakukan kader partai dan panglima sagoe di sebuah hotel di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Kamis.
Kericuhan terjadi saat Sekretaris Jenderal DPP Partai Aceh Aiyub Abbas yang akrab disapa Abuwa hendak memasuki area pelantikan pengurus DPW Partai Aceh Aceh Timur yang dipimpin Azhari M Nur yang disapa Haji Maop.
Baca: Aceh dan Paradoks Integrasi: Konflik, Identitas, dan Politik Lokal
Massa terlihat menghadang kedatangan Abuwa di pintu masuk. Situasi sempat memanas ketika terjadi saling dorong antara massa menolak pelantikan dengan pihak yang berupaya membuka jalan bagi rombongan Sekjen DPP Partai Aceh.
Aparat kepolisian bersiaga di lokasi turun tangan mengendalikan situasi. Setelah melakukan pengamanan, petugas akhirnya berhasil membawa Abuwa masuk ke dalam tempat pelantikan.
Kericuhan sempat menyita perhatian masyarakat dan pengguna jalan di sekitar lokasi. Sejumlah personel kepolisian tampak membentuk barikade di pintu masuk hotel guna mencegah bentrokan yang lebih besar.
Meski Abuwa telah berhasil memasuki lokasi acara, sejumlah massa masih bertahan di depan Hotel Royal Idi. Mereka terlihat berkumpul dan belum membubarkan diri hingga kini.
Baca: Mualem tegaskan tak ada pergantian Ketua DPRA hingga 2029
Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, aparat kepolisian memperketat penjagaan di seluruh akses keluar dan masuk hotel.
Belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara maupun dari jajaran DPP Partai Aceh terkait insiden yang terjadi.
Sementara itu, aparat keamanan terus berupaya menjaga kondisi tetap kondusif agar rangkaian kegiatan pelantikan DPW Partai Aceh di Aceh Timur dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Pewarta: HayaturrahmahEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.