Banda Aceh (ANTARA) - Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Aceh memastikan seluruh layanan transmisi yang tersebar di seluruh Aceh berfungsi maksimal guna mendukung siaran langsung final piala dunia 2026 di provinsi setempat berjalan dengan lancar.
“Kita telah mengecek langsung ke sejumlah transmisi milik TVRI agar perangkat pendukung siaran langsung final piala dunia dalam kondisi baik. Ini juga bagian dari komitmen kami untuk memberikan tontonan terbaik kepada seluruh masyarakat di Aceh,” kata Plt Kepala TVRI Stasiun Aceh Yusril di Banda Aceh, Jumat.
Ia menyebutkan, Aceh memiliki tujuh transmisi yang terletak di daerah strategis dengan jangkauan yang luas. Adapun area jangkauan itu masing-masing TX Banda Aceh digital kanal 29 menjangkau Banda Aceh, Aceh Besar dan sebagian pesisir Sabang serta TX Sabang digital kanal 35 menjangkau Kecamatan Suka Jaya dan Suka Karya, Pulau Klah dan sebagian Lingke, Ujong Batee, Krueng Raya dan Indrapuri.
Kemudian TX Langsa digital kanal 29 menjangkau Langsa, Peureulak dan Aceh Tamiang, TX Sinabang digital kanal 29 menjangkau Kecamatan Simeulue Timur, Teupah Tengah, Teupah Selatan.
Baca: Nobar Piala Dunia 2026 di Banda Aceh jadi ajang silaturahmi masyarakat
Selanjutnya, TX Blangkejeren kanal 27 menjangkau Kota Blangkejeren dan sekitarnya dan TX Lhokseumawe menjangkau Kabupaten Aceh Utara, Lhokseumawe, dan sebagian Bireuen.
Selain memastikan perangkat dalam kondisi prima, TVRI Stasiun Aceh juga menyiagakan petugas di seluruh transmisi agar berbagai kendala teknis yang terjadi bisa ditangani secara cepat.
“Petugas di transmisi memang selalu ada dan untuk mendukung perhelatan akbar ini kita lebih maksimalkan lagi,” katanya yang turut didampingi Kasubag TU TVRI Aceh, Andria Sabarino.
Sebagai pemegang hak siar perhelatan si kulit bundar tersebut, masyarakat di Aceh tidak hanya dapat menonton sajian final piala dunia 2026 lewat siaran lewat kanal TVRI Nasional dan TVRI sport menggunakan antena digital, tapi juga dapat melalui platform streaming mitra resmi.
Ia mengatakan tayangan puncak final piala dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina tersebut akan berlangsung pada Senin, (20/7)Pukul 02.00 WIB.
Selain memastikan perangkat pendukung, untuk memeriahkan final piala dunia 2026 tersebut, TVRI Stasiun Aceh berkolaborasi dengan Pemkot Banda Aceh untuk melaksanakan nonton bareng bersama warga kota yang dipusatkan di Balai Kota Banda Aceh.
“Alhamdulillah, pelaksanaan nonton bareng ini tidak hanya akan berlangsung di Banda Aceh, di kabupaten/kota lainnya di Aceh juga ada yang sudah konfirmasi melaksanakan nonton bareng termasuk di daerah terdampak bencana di Aceh,” katanya.
Menurut dia nonton bareng yang digelar oleh pemerintah daerah dan semua pihak merupakan bagian untuk memberikan hiburan kepada masyarakat dan ikut mendukung menggerakkan ekonomi UMKM di daerah setempat.
“Kami juga sangat bersyukur, selama piala dunia 2026 ini memberikan dampak positif pada seluruh UMKM terutama para pelaku usaha warung kopi. Mereka dapat menyelenggarakan nonton bareng secara gratis tanpa harus membayar lisensi,” katanya.
Pewarta: M IfdhalEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.