Banda Aceh (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh meminta para pembimbing yang telah tersertifikasi di daerah setempat agar dapat mempersiapkan diri `untuk dapat mengikuti seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2027.

“Insya Allah seleksi baik petugas kloter atau non-kloter akan dibuka pada September atau Oktober 2026. Para peserta yang telah tersertifikasi dapat mempersiapkan diri mulai sekarang untuk mengikuti proses seleksi tersebut,” kata Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah, Kemenhaj Aceh, H Afrizal di Banda Aceh, Senin.

Di sela-sela penutupan  sertifikasi pembimbing haji dan umrah gelombang 1 tahun 2026, kerja sama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, ia menjelaskan ilmu yang diperoleh tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam memberikan pendampingan kepada seluruh jamaah saat berada di Tanah Suci.

“Semoga ilmu yang diperoleh dalam beberapa hari ini dapat bermanfaat untuk pembinaan jamaah ketika di dalam maupun luar negeri, juga saat manasik haji di kabupaten atau kecamatan masing-masing,” katanya.

Baca juga: Surati ESDM, Haji Uma minta IUP tambang di Beutong Ateuh dievaluasi

Dekan FDK UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Kusmawati Hatta, menambahkan kegiatan yang berlangsung selama enam hari tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas tenaga profesional dalam membimbing calon jamaah ibadah haji dan umrah agar pelaksanaannya berjalan sempurna.

Ketua Panitia Dr. Abizal M.Yati menyebutkan pelatihan tersebut diikuti 55 peserta terdiri atas dosen, guru, pimpinan pesantren dan lainnya. Semua nilai peserta telah dikirim dan diharapkan seluruh peserta dapat lulus.

Baca juga: UIN Ar-Raniry sertifikasi 55 pembimbing ibadah haji dan umrah



Pewarta: M Ifdhal
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026