Banda Aceh (ANTARA) - Komunitas penggiat sejarah dari berbagai kalangan yang tergabung dalam Jeunala Jameun menggelar haul atau peringatan hari berdirinya Kesultanan Aceh Darussalam ke 519 tahun.
Peringatan Haul Kesultanan Aceh Darussalam ke-519 tahun dipusatkan Kompleks Makam Pahlawan Nasional Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh, Kamis.
Ketua Panitia Haul Kesultanan Aceh Darussalam ke-519 T Iskandar mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya merawat sejarah berdirinya Kesultanan Aceh Darussalam pada 519 tahun silam.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari mengenang bahwa 519 tahun silam berdiri Kesultanan Aceh Darussalam. Peringatan haul ini merupakan upaya kami merawat sejarah Aceh," katanya.
Baca juga: Mapesa restorasi makam kuno tokoh Kesultanan Aceh
Peringatan haul Kesultanan Aceh Darussalam diikuti seratusan penggiat sejarah. Kegiatan diawali dengan apel bersama serta pembacaan 21 Wasiat Sultan Aceh sebagai bagian transformasi Bumi Serambi Mekah di masa mendatang.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan menziarahi makam para Sultan Aceh, di antaranya makam Sultan Iskandar Muda dan makam Sultan Ali Mugayatsyah yang juga pendiri Kesultanan Aceh Darussalam.
T Iskandar didampingi T Wahidul selaku koordinator kegiatan mengatakan Kesultanan Aceh Darussalam didirikan Sultan Ali Mugayatsah pada 23 Juli 1507 Masehi. Oleh karena itu, pihaknya memperingati haul Kesultanan Aceh Darussalam setiap 23 Juli.
"Kami juga mendorong pemerintah menetapkan 23 Juli sebagai hari bersejarah berdirinya Kesultanan Aceh Darussalam. Penetapan tanggal tersebut agar generasi mendatang bisa mengenang bahwa di Aceh ada kesultanan di masa lalu," kata T Iskandar.
Baca juga: Soal IPAL Banda Aceh, pemimpin Darud Donya kirim surat permohonan bantuan ke Presiden Turki
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.