Simeulue (ANTARA) - Hujan deras terus mengguyur Kabupaten Simeulue mengakibatkan puluhan hektar lahan pertanian masyarakat di Desa Lataling, Kecamatan Teupah Selatan, terendam banjir.

Kepala Desa Lataling Rajuin di Simeulue, Jumat, mengatakan lahan pertanian teredam banjir tersebut diperkirakan berkisar 20 hingga 30 hektare. Lahan tersebut ditanam padi, sehingga kalangan petani mengkhawatirkan gagal panen.

"Hujannya dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir dan merendam areal persawahan," katanya.

Rajuin mengatakan pihaknya sudah melaporkan kepada pihak kecamatan terkait banjir merendam areal persawahan tersebut. 

Baca: Hujan deras landa Simeulue, dua desa di Simeulue terendam banjir

"Kami berharap pemerintah kabupaten dapat memberikan bantuan atas musibah yang dialami masyarakat petani di desanya tersebut. Petani terancam gagal panen karena tanaman padi yang ditanam habis terseret arus banjir," kata Rajuin.

Sementara itu, Doni, petani Desa Lataling, menyebutkan dirinya baru menanam padi di areal persawahan yang dikelolanya. Namun, banjir merendam semua tanaman padi. 

"Bahkan ada padi yang hanyut. Banjir juga merusak pematang sawah. Kami membutuhkan bantuan saat ini karena sawah kami rusak semua dan tanaman hanyut diseret banjir," kata Doni.

Sementara itu, Camat Teupah Selatan Ali Arman mengatakan hujan deras di wilayah kecamatan tersebut selain merusak areal persawahan di beberapa desa, juga turut merendam sejumlah rumah dan jalan.

"Banjir juga turut merendam areal perkebunan, jalan, dan juga rumah warga," kata Ali Arman.

Baca: Belasan rumah di Simeulue rusak diterjang angin



Pewarta: Ade Irwansah
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026