Banda Aceh (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang melaksanakan kegiatan Paspor Ceria (Pasporia) pada gelaran Car Free Day (CFD) di Banda Aceh, Minggu, dalam kegiatan tersebut, petugas melayani sebanyak 16 orang pemohon paspor.
"Melalui Pasporia, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengurus paspor pada hari libur," kata Kepala
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Muchsin Miralza, di Banda Aceh, Minggu.
Pasporia merupakan layanan keimigrasian yang dihadirkan di ruang publik untuk mendekatkan pelayanan paspor kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga dapat mengajukan permohonan paspor pada hari libur tanpa harus datang ke kantor imigrasi.
Baca juga: Perkuat perlindungan masyarakat, Imigrasi Sabang jadikan Desa Ujong Kareung sebagai binaan
Adapun pelayanan oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang yakni mulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, pengambilan data biometrik dan foto, hingga wawancara. Seluruh tahapan dilakukan sesuai ketentuan pelayanan dan prosedur penerbitan paspor berlaku.
Muchsin menyampaikan, Pasporia menjadi salah satu bentuk inovasi pelayanan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.
"Layanan ini kita harapkan dapat membantu masyarakat yang memiliki kesibukan pada hari kerja sekaligus menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin dekat, mudah dan nyaman," ujar Muchsin.
Program ini, tambah dia, juga sebagai komitmen jajaran Imigrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran layanan paspor di CFD dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keimigrasian.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Tato Juliadin Hidayawan menjelaskan, penyelenggaraan Pasporia sejalan dengan semangat pelayanan Direktorat Jenderal Imigrasi yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pasporia, kata dia, bertujuan untuk mendekatkan pelayanan keimigrasian serta memberikan akses yang lebih mudah dan fleksibel kepada masyarakat.
"Kegiatan ini sejalan dengan tagline Direktur Jenderal Imigrasi, yaitu 'Imigrasi untuk Rakyat', yang menegaskan bahwa setiap layanan dan inovasi keimigrasian harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Tato.
Melalui Pasporia, Imigrasi Sabang berharap masyarakat semakin mudah memperoleh layanan paspor, sekaligus merasakan langsung kehadiran Imigrasi sebagai institusi pelayanan publik yang dekat dengan rakyat.
Baca juga: Lewat talkshow, Imigrasi Sabang edukasi warga terkait modernisasi dan kemudahan layanan keimigrasian
Pewarta: Rahmat FajriEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.