Banda Aceh (ANTARA) - Asosiasi Provinsi PSSI Aceh mengirim tiga tim kelompok umur mengikuti kompetisi Piala Soeratin pada putaran nasional dan diharapkan ketiganya mampu meraih prestasi terbaik.
Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Aceh Nazir Adam di Banda Aceh, Senin, ketiga tim tersebut yakni Tamiang United U-13, Talenta FA U-15, dan Persada U-17 dari Kabupaten Aceh Barat Daya.
"Ketiga tim yang dikirim ke kompetisi Piala Soeratin putaran nasional tersebut merupakan juara Piala Soeratin masing-masing kelompok umum zona Aceh," kata Nazir Adam.
Menurut dia, ketiga tim tersebut harus memanfaatkan kompetisi putaran nasional tersebut untuk menunjukkan bahwa Aceh memiliki potensi pemain muda yang dapat dibina sebagai talenta masa mendatang.
"Keberhasilan tiga tim tersebut menjuarai Piala Soeratin Zona Aceh tidak hanya capaian kompetitif, tetapi juga bagian dari proses pembinaan sepak bola usia muda di Provinsi Aceh. Mereka tidak hanya mewakili tim, tetapi membawa nama Aceh di kancah nasional," katanya.
Oleh karena itu, Nazir Adam mengingatkan tiga tim kelompok umur tersebut mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi putaran nasional. Keikutsertaan tim tersebut ke putaran nasional menjadi momentum mengukur sejauh mana pembinaan sepak bola usia muda di Aceh.
PSSI Aceh, kata dia, tidak ingin prestasi berhenti pada seremoni penyerahan trofi. Kompetisi usia dini harus menjadi bagian dari ekosistem pembinaan yang berkelanjutan, sehingga pemain-pemain muda memiliki jalur yang jelas untuk berkembang hingga jenjang senior.
"Juara dalam sebuah kompetisi itu penting, tetapi lebih penting bagaimana melahirkan pemain. Kalau setiap tahun ada kompetisi, tetapi tidak ada pemain yang naik ke level berikutnya, berarti pembinaan kita belum selesai," katanya.
Nazir menegaskan PSSI Aceh akan terus mendorong klub, sekolah sepak bola, akademi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat pembinaan pemain usia muda, sehingga mereka mampu menjadi pemain profesional.
Ia menambahkan persaingan di tingkat nasional akan menjadi ujian sebenarnya bagi tiga tim kelompok umur tersebut. Ketiganya tidak hanya dituntut mempertahankan performa, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan karakter permainan tim-tim terbaik dari berbagai daerah.
"Jangan puas karena sudah menjadi juara Aceh. Justru setelah menjadi juara, tantangannya semakin berat. Nasional adalah tempat untuk membuktikan kualitas. Kami berharap para pemain, pelatih, dan manajemen ketiga tim mempersiapkan diri secara serius, baik dari aspek teknis maupun mental," kata Nazir Adam.
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.