Aceh Barat (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menggencarkan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan memasang spanduk di sejumlah titik rawan guna meningkatkan kesadaran masyarakat di daerah setempat.

“Pemasangan spanduk ini sebagai upaya untuk memperkuat langkah preventif dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Aceh Barat,” kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Darmawan, Senin.

Ia menjelaskan, pemasangan spanduk edukatif ini difokuskan di lima kawasan strategis yang teridentifikasi rawan Karhutla di Kabupaten Aceh Barat, meliputi Alue Peunyareng Kecamatan Meureubo, Desa Ujong Beurasok dan Desa Suak Raya Kecamatan Johan Pahlawan.

Kemudian di Desa Napai Kecamatan Woyla Barat dan Desa Kuta Padang Layung, Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat. 

Darmawan menjelaskan, langkah ini diambil sebagai sistem peringatan dini (early warning system) sekaligus edukasi langsung di lapangan agar masyarakat menghentikan kebiasaan membakar dalam pembersihan maupun pembukaan lahan pertanian.

Ia menegaskan pembakaran lahan tidak hanya memicu bencana ekologis tetapi juga berdampak buruk pada kesehatan masyarakat luas.

"Pembakaran lahan secara sembarangan berisiko memicu kebakaran skala besar yang sulit dikendalikan. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk saling menjaga wilayah masing-masing dari bahaya api," katanya menambahkan.

BPBD Aceh Barat berharap mampu meminimalisasi potensi bencana Karhutla, sekaligus mewujudkan kawasan Kabupaten Aceh Barat yang aman, amanah, dan bebas dari bencana.



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026