Aceh Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur menyatakan sebanyak 2.033 unit hunian tetap korban banjir di Kabupaten Aceh Timur mulai memasuki tahap pembangunan.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky di Aceh Timur, Selasa, mengatakan pembangunan hunian tetap tersebut tersebar di sejumlah kecamatan. Pembangunan di Kede Blang, Kecamatan Idi Rayeuk, menjadi langkah awal pembangunan ribuan hunian tetap di Kabupaten Aceh Timur.
"Pembangunan hunian tetap di Idi Rayeuk merupakan langkah awal pemerintah membangun sebanyak 2.033 rumah hunian tetap. Hunian tetap in situ tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Timur," katanya.
Bupati mengatakan pemerintah daerah telah mengarahkan seluruh inventor dan vendor yang terlibat agar mempercepat pembangunan hunian tetap di berbagai lokasi sejak pekan lalu.
Baca: Bupati Aceh Timur temui Mensos perjuangkan bantuan korban banjir
Namun, kata dia, percepatan pembangunan hunian tetap tersebut tidak boleh mengorbankan kualitas bangunan. Hunian atau rumah yang dibangun harus benar-benar layak, aman dan nyaman, sehingga dapat menjadi tempat tinggal yang memberikan kepastian bagi korban banjir penerima manfaat.
"Ini merupakan awal dan menjadi percontohan pembangunan hunian tetap. Tidak berhenti di sini, pembangunan akan teruskan ke seluruh titik yang tersebar di berbagai kecamatan terdampak banjir," katanya.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, kata Bupati, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga telah membentuk tim teknis yang bertugas mengawasi pembangunan hunian tetap.
"Tim teknis mengawasi seluruh pengerjaan pembangunan hunian tetap. Kita ingin kualitas bangunan yang diterima masyarakat benar-benar sesuai dengan yang diharapkan," kata Iskandar Usman Al-Farlaky.
Pewarta: HayaturrahmahEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.