Aceh Timur (ANTARA) - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distara) Kabupaten Aceh Timur menyalurkan bantuan pestisida kepada petani serta mengupayakan bantuan penanganan dari Pemerintah Aceh dan Kementerian Pertanian untuk menghadapi serangan hama tikus yang semakin masif di daerah itu.
Kepala Bidang Perlindungan Tanaman pada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur Faisal Fahmi di Aceh Timur, Selasa, mengatakan pihaknya telah memberikan bantuan pestisida kepada kelompok tani yang terdampak.
Ia mengatakan, keterbatasan persediaan pestisida menjadi salah satu kendala dalam penanganan serangan tikus, sementara luas serangan di sejumlah wilayah, khususnya Kecamatan Madat, cukup besar.
Karena itu, pihaknya juga meminta dukungan bantuan dari pemerintah di tingkat yang lebih tinggi.
"Kami memohon bantuan untuk penanganan serangan tikus ini dan mereka menanggapi agar dibuat permohonan," katanya.
Baca: 129,5 hektare sawah di Aceh Timur diserang tikus, 31 hektare puso
Selain mengupayakan bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Timur juga telah menyalurkan pestisida kepada sejumlah kelompok tani.
Di Kecamatan Pante Bidari, bantuan pestisida jenis Kresnakom disalurkan kepada lima kelompok tani di Gampong Keupula Dua, yakni Kelompok Tani Mon Seudong, Hidup Baru, Mon Mane, Keupula Indah dan Ingin Maju.
Masing-masing kelompok menerima delapan kilogram pestisida, sehingga total bantuan yang diberikan mencapai 40 kilogram.
Faisal mengatakan kelompok tani yang membutuhkan bantuan pengendalian hama dapat berkoordinasi dengan Dinas melalui ketua kelompok tani.
Pewarta: HayaturrahmahEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.