Banda Aceh (ANTARA) - Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal mendorong sekolah-sekolah untuk memperkuat pendidikan kebencanaan bagi pelajar di ibu kota provinsi Aceh itu sebagai upaya meminimalisir dampak bencana.

“Mitigasi itu bukan berarti kita mencegah bencana, tetapi bagaimana kita meminimalkan dampak dari bencana,” kata Illiza Sa'aduddin Djamal, di Banda Aceh, Rabu.

Pernyataan itu disampaikan Illiza Sa'aduddin Djamal dalam dialog pendidikan bersama kepala sekolah se-Kota Banda Aceh dengan tajuk "Kuatkan Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas", di Aula SMP Negeri 1 Banda Aceh.

Illiza mengatakan, Aceh dan Banda Aceh secara khususnya merupakan daerah yang rawan terjadinya bencana, sehingga pemahaman mengenai kesiapsiagaan perlu ditanamkan kepada siswa sejak dini. 

"Pendidikan kebencanaan, tidak cukup hanya disampaikan melalui teori, melainkan harus menjadi pembelajaran agar siswa mengetahui tindakan yang harus dilakukan saat bencana datang," ujarnya.

Illiza mencontohkan, pembelajaran kebencanaan yang telah dilakukan sejumlah sekolah dengan memanfaatkan botol plastik bekas menjadi kursi, meja, hingga sofa. Peralatan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu mengapung ketika terjadi banjir.

Praktik tersebut, kata Illiza, menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada siswa bahwa mitigasi bencana dapat dilakukan dengan berbagai cara sederhana, dan itu bisa mengurangi risiko atau dampaknya.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan siswa, Illiza juga menyampaikan rencana pelaksanaan simulasi evakuasi tsunami (tsunami drill) yang melibatkan sejumlah pos seperti simulasi yang pernah dilakukan sebelumnya.

“Kita akan melakukan tsunami drill yang nanti melibatkan pos-pos seperti dulu yang pernah kita lakukan. Ini untuk pembelajaran bagi generasi yang akan datang,” katanya.

Selain itu, dirinya juga mendorong sekolah yang telah memperoleh pelatihan kebencanaan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan sekolah lainnya. 

"Kolaborasi dengan lembaga terkait dinilai diperlukan agar siswa memperoleh pembelajaran langsung mengenai kesiapsiagaan dan penanganan bencana," demikian Illiza Sa'aduddin Djamal.


 



Pewarta: Shafna
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026