Aceh Tamiang (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya memilih 10 karya lukisan anak-anak terdampak bencana Kabupaten Aceh Tamiang untuk dibawa ke Jakarta guna dipamerkan dan dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif bernilai tambah.

"Saya ditugaskan oleh Presiden untuk memilih 10 karya terinspiratif dari anak-anak untuk dibawa ke Jakarta," kata Teuku Riefky Harsya di Aceh Tamiang, Jumat.

Karya tentang bencana tersebut bakal dipamerkan dan dikembangkan menjadi produk bernilai tambah seperti art print ataupun merchandise, sehingga semangat bangkit dari Aceh Tamiang bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Baca juga: Kementan alokasikan Rp48,47 miliar untuk pemulihan sawah di Aceh Tamiang

Riefky mengaku bangga melihat karya seni yang menggunakan pigmen alami dari lumpur dan debu sisa bencana banjir bandang tersebut.

Lukisan ini, kata dia, menyampaikan pesan kuat kepada dunia bahwa anak-anak Aceh Tamiang mampu mengubah trauma menjadi keindahan dan membangun jiwa melalui seni.

Amatan di lapangan, salah satu lukisan pigmen lumpur yang menarik perhatian pengunjung adalah tentang suasana bencana banjir dan pohon tumbang.

Di mana, pelukis menggambarkan kegiatan warga desa gotong-royong mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Padahal sebelumnya mereka tak saling tegur sapa.

Menekraf sendiri hadir di Aceh Tamiang membawa semangat "Pulih Bersama, Bangkit Berdaya". Sebagai bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera atas instruksi Presiden Prabowo Subianto.

"Program ini menargetkan 103 kegiatan yang menjangkau 5.788 penerima manfaat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatera Barat," ujar Riefky.

Hingga saat ini, lanjut Riefky, sebanyak 30 kegiatan telah, terlaksana dengan memfasilitasi 2.216 peserta. Dan masih terdapat 73 kegiatan lainnya yang menyasar 3.572 peserta, dilaksanakan secara bertahap hingga akhir tahun. 

Khusus di Aceh Tamiang, kegiatan melukis dan permainan board game ini diikuti oleh para siswa dari delapan sekolah SD dan SMP.

"Selain itu, terdapat pelatihan peningkatan kapasitas bagi 500 pegiat ekonomi kreatif yang mencakup subsektor kuliner, konten digital, hingga sertifikasi barista," kata Riefky Harsya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi mengapresiasi atas kehadiran Menekraf beserta jajaran, dan ini memberikan motivasi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di tengah pemulihan pascabencana.

Ia menegaskan, Pemkab Aceh Tamiang terus mendukung ekosistem ekonomi kreatif melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pelaku usaha, dan komunitas lokal demi membangun kembali masa depan ekonomi daerah.

"Pemulihan pascabencana yang sejati bukan sekedar membangun kembali fisik bangunan yang rusak, melainkan juga menghidupkan kembali harapan, kreativitas, dan sumber penghidupan masyarakat kita," demikian Armia Pahmi.


Baca juga: Kemenekraf hadirkan program pemulihan kreatif untuk anak-anak Aceh Tamiang



Pewarta: Dede Harison
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026