Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyiagakan 470 orang personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan Satuan Tugas (Satgas) Pageu Gampong (Jaga Desa) sebagai upaya mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di desa.
“Pengerahan 470 personel struktur pengamanan ini, bertujuan menciptakan stabilitas ketertiban umum di masyarakat,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi di Aceh Barat, Sabtu.
Tarmizi mengatakan kehadiran 470 personel tersebut juga sebagai upaya untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat) seperti judi dan narkoba, serta mencegah berkembangnya LGBTQ.
Pemerintah daerah berharap kehadiran personel linmas dan satgas desa, nantinya dapat memperkuat benteng keamanan dan kesiapsiagaan berbasis masyarakat.
Baca: Kemendagri perintahkan kepala daerah aktifkan siskamling
Tarmizi mengatakan apel siaga gelombang kedua ini diikuti sebanyak 470 personel gabungan dari 94 desa yang tersebar di tiga kecamatan yakni Woyla, Woyla Barat, dan Arongan Lambalek.
Setiap desa menyiagakan tiga anggota Satlinmas serta dua anggota Satgas Pageu Gampong sebagai garda terdepan di tingkat desa.
Selain menjalankan peran administratif dan ketertiban desa, ratusan personel tersebut kini diintegrasikan langsung dengan aparat penegak hukum agar lebih mudah melaporkan setiap kejadian di desa, melalui layanan Super App Polri 110 dan layanan polisi 110, demikian Tarmizi.
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.