Banda Aceh (ANTARA) - Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Aceh menggelar kejuaraan karate antar-perguruan di Aceh dalam rangka persiapan menuju Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
"Kejuaraan ini kita laksanakan untuk mencari bibit-bibit terbaik yang nantinya kita siapkan ke event yang lebih besar,” kata Ketua Umum FORKI Aceh Sulaiman, di Banda Aceh, Sabtu.
Kejuaraan yang berlangsung 22-27 September 2026 ini diikuti sebanyak 823 karateka dari 12 perguruan se-Aceh dan melibatkan 22 wasit dan juri, di GOR Lambung, Kota Banda Aceh.
Sulaiman mengatakan, kompetisi tersebut memberikan kesempatan kepada karateka untuk menambah pengalaman bertanding, sehingga dapat mengasah mental dan kemampuan diri.
Pertandingan ini, kata dia, juga menjadi ruang bagi FORKI untuk melihat potensi atlet yang dapat dikembangkan menuju kompetisi berikutnya. Dimulai dari Pekan Olahraga Aceh (PORA).
“Jenjangnya adalah nanti setelah PORA, kita akan seleksi lagi ke PORWIL dan juga ke Pra-PON. Lepas itu baru nanti ke PON,” ujarnya.
Dirinya berharap, dukungan pemerintah terhadap kegiatan karate di Aceh terus diberikan, khususnya dengan penyelenggaraan kejuaraan sebagai bagian dari pembinaan atlet.
Selain itu, Sulaiman meminta kepada pada pengurus FORKI Aceh maupun kabupaten/kota untuk selama kompak memberikan pembinaan serta pelatihan kepada atlet.
“Saya berharap pengurus FORKI selalu kompak membina atlet lebih bagus, kemudian untuk atlet selalu tekun berlatih, dan kita butuh pemerintah, mohon disupport kegiatan-kegiatan kita,” demikian Sulaiman.
Pewarta: ShafnaEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.