Calang (ANTARA) - Kementerian Pendidikan dan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI bakal membangun Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dengan total anggaran mencapai Rp250 miliar di Kabupaten Aceh Jaya.
"Aceh Jaya merupakan salah satu kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dari 35 kabupaten/kota di Indonesia," kata Kabid Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Jaya Julianto di Aceh Jaya, Selasa.
Julianto mengatakan, berdasarkan pemaparan dari Kemendikdasmen, anggaran pembangunan hingga fungsional sekitar Rp250 miliar. Sesuai dengan lini masa yang disampaikan, pembangunan bakal dimulai pada November 2026 nanti.
Lokasi pembangunan SNT Aceh Jaya ini direncanakan di jalan SKB, Desa Keutapang Kecamatan Krueng Sabee, dengan jarak kurang lebih sekitar 2,5 kilometer dari jalan nasional.
Ia menyampaikan, terkait proses pembangunan, saat ini Pemerintah Aceh Jaya sudah menyiapkan pemberian hibah lahan untuk membangun SNT tersebut, direncanakan pada tahap awal sekitar lima hektare, dan terus ditambah.
Baca: Kemendikdasmen revitalisasi sebanyak 2.298 sekolah di Aceh tahun 2026
"Saat ini sedang kita lakukan proses izin lingkungan atau UKL-UPL untuk luasan lahan serta pematangan lahan yang akan dibangun, yaitu sekitar lima hektare dulu, selanjutnya akan dilakukan pada tahun anggaran berikutnya," ujarnya.
Julianto menjelaskan, untuk jenjang pendidikan pada SNT ini nantinya dimulai dari usia anak sekolah dasar (SD), SMP hingga menengah atas (SMA).
"Untuk penerimaan siswa sendiri direncanakan pada tahun ajaran 2027/2028," katanya.
Dirinya berharap, dengan adanya SNT ini, putra/putri Aceh Jaya dapat menempuh pendidikan yang bermutu, karena sekolah ini langsung dikelola oleh Kemendikdasmen.
Sehingga, dapat dipastikan kualitas guru, pembelajaran dan sarana prasarananya berstandar nasional. Sehingga kesenjangan pendidikan antara Aceh Jaya dan kabupaten/kota lain lainnya dapat diminimalisir.
"Dengan adanya SNT ini juga memberikan dampak positif bagi sekolah di sekitar untuk bersaing meningkatkan mutu pembelajaran. Sehingga 5-10 tahun kedepan akan memberi dampak positif bagi kemajuan pendidikan Aceh Jaya," demikian Julianto.
Baca: Kemendikdasmen evaluasi pelaksanaan TKA di PKBM Ruman Aceh
Pewarta: Arif HidayatEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.