Banda Aceh (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar mengimbau masyarakat di daerah setempat untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi terjadi hingga 5 Oktober 2026.
“Berdasarkan prakiraan BMKG untuk periode 29 September–5 Oktober 2026, masyarakat Aceh umumnya termasuk Aceh Besar diimbau untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat, khususnya pada 29 September–1 Oktober 2026,” kata Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil di Lambaro, Rabu.
Ia menjelaskan sehubungan dengan kondisi tersebut masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir, longsor, dan angin kencang dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
“Kami berharap masyarakat terus memantau informasi resmi terkini terkait perkembangan cuaca dari BMKG dan BPBD,” katanya.
Baca: BPBD Aceh Besar libatkan warga wujudkan masyarakat sadar bencana
Menurut dia, sebagai langkah antisipasi dampak dari cuaca tersebut, ia meminta masyarakat untuk membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing, menghindari aktivitas di daerah rawan saat cuaca memburuk.
Ia mengatakan kewaspadaan merupakan langkah yang paling penting dilakukan guna meminimalisir dampak dari kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi melanda Aceh Besar dalam beberapa ke depan.
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat dan pengendara, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di daerah rawan longsor dan mewaspadai potensi ancaman pohon tumbang akibat hujan sangat lebat
“Jika menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana dapat segera melaporkan kepada aparat gampong atau BPBD,” katanya.
Baca: BPBD Aceh Besar rangkul perangkat gampong cegah Karhutla
Pewarta: M IfdhalEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.