Hoaks, pesan berantai polisi yang terbakar saat kawal demo meninggal

Hoaks, pesan berantai polisi yang terbakar saat kawal demo meninggal

Satu orang anggota Polres Cianjur, Jawa Barat, yang mengalami luka bakar serius akibat menghalangi aksi mahasiswa yang hendak membakar ban di halaman Kantor Bupati Cianjur, dirujuk ke RSP Kramatjari-Jakarta, Kamis (15/8) (Ahmad Fikri)

Jakarta (ANTARA/JACX) - Sebuah pesan berantai beredar mengenai kabar meninggalnya anggota polisi yang terbakar saat mengamankan aksi demo mahasiswa di Cianjur pada Kamis (15/8).

Isi pesan tersebut menyebutkan, "Telah meninggal anggota dalmas, yang dibakar adalah Babinkamtibmas Kelurahan Bojongherang, semoga segala amal ibadah beliau diterima, diampuni segala dosa-dosanya dan dalam keadaan husnul khotimah, keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan".

Klaim: salah seorang polisi yang terbakar dalam aksi pengamanan aksi mahasiswa di Cianjur meninggal
Rating: Salah/Misinformasi

Aksi unjuk rasa dilakukan oleh aliansi mahasiswa se-Cianjur pada Kamis (15/8) di Gedung DPRD Cianjur yang diwarnai dengan pembakaran ban bekas sebagai bentuk penolakan atas kinerja Plt Bupati Cianjur Herman Suherman.

Saat aksi berlangsung, oknum mahasiswa diduga melakukan pelemparan bensin yang menyebabkan empat polisi terbakar yaitu Ipda Erwin Yudha Wildani, Briptu Fransiskus Aris Simbolon, Briptu Muhammad Yudi Muslin dan Briptu Anif Endaryanto Pratama.

Keempat polisi mengalami luka bakar dengan level berbeda, terparah adalah Erwin dengan luka bakar sekitar 70 persen, Yudi dan Fransiskus sekitar 40 persen serta Anif sekitar sembilan persen.

Keempat polisi tersebut masih dirawat di tempat berbeda yakni Anif dirawat di RS Polri Sartika Asih Bandung, Yudi dan Fransiskus dirawat di RS Hasan Sadikin, Bandung.

Sedangkan Erwin yang mengalami luka bakar paling parah dirujuk ke RS Polri Kramatjati, Jakarta, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) untuk perawatan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo ketika dihubungi ANTARA pada Minggu (18/8) malam menjelaskan bahwa kondisi Erwin masih dalam perawatan di RSPP.

"Ya betul, masih dirawat intensif," ujar Dedi.

Sementara itu, keempat anggota Polres Cianjur tersebut memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat dari Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. 
 
Tangkap layar Laporan Isu Hoaks Harian Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika tentang pesan berantai polisi yang terbakar saat pengamanan aksi demo mahasiswa di Cianjur pada Kamis (15/8) meninggal dunia.


Cek fakta: Ipda Erwin masih dirawat di RSPP

Cek fakta: Pelajar bantu selamatkan polisi Cianjur diberi penghargaan Polda Jabar

Cek fakta: Polisi terbakar di Cianjur peroleh kenaikan pangkat

Cek fakta: Polisi terbakar tambah deretan duka Polri

Cek fakta: Satu tersangka ditetapkan sebagai penyebab polisi terbakar di Cianjur

Cek fakta: Polisi terbakar paling parah dirujuk ke RS Pertamina

 
Pewarta : Tim JACX dan Kominfo
Editor: Panca Hari Prabowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019