Penyebab "startup" gagal menurut Menkominfo Rudiantara

Penyebab

Menteri Komunikasi Rudiantara saat hadir di peluncuran kerja sama Bukalapak dan Google Bisnisku di Jakarta, Selasa (8/10/2019). (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan banyak anak muda yang paham teknologi dan mendirikan perusahaan rintisan (startup), namun ada satu hal yang kurang mereka perhatikan.

"Di Indonesia banyak yang bisa buat startup, tapi mereka lupa tentang market, pasar," kata Rudiantara saat menghadiri acara Bukalapak, di Jakarta, Selasa.

Menurut Rudiantar, lantaran tidak benar-benar memahami apakah ada pasar untuk menjual produk mereka dan seberapa besar produk tersebut, banyak startup yang berguguran.

"Ada atau tidak pasarnya, betul tidak sekian besar pasarnya," katanya.

Sementara itu, untuk mendorong pertumbuhan perusahaan rintisan di Indonesia, pemerintah mengadakan program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

Melalui program itu, startup akan melewati tahap demi tahap yang memang harus dilalui sebuah perusahaan rintisan, seperti akselerasi dan inkubasi.

Jika startup sudah matang, pemerintah memiliki program Next Indonesian Unicorn (NextIcorn) untuk mempertemukan mereka dengan calon investor.

Baca juga: Menkominfo prediksi ada unicorn lain akhir 2019

Baca juga: Menkominfo pastikan OVO jadi unicorn

 
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019