Pendaki Gunung Prau asal Depok meninggal

Pendaki Gunung Prau asal Depok meninggal

Pendaki Gunung Prau asal Jabar meninggal dunia dievakuasi ke RSU Wonosobo. (Foto: ANTARA/Humas Polres Wonosobo)

Wonosobo (ANTARA) - Pendaki Gunung Prau Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Yunawan Prastioko (42) asal Desa Pondok Petir, Bojongsari, Kabupaten Depok, Jawa Barat, meninggal dunia.

Kapolsek Kejajar Iptu M. Nurhasan di Wonosobo, Minggu, mengatakan pada Sabtu (7/12) sekitar pukul 06.00 WIB korban beserta tiga temannya melaksanakan registrasi pendakian di Basecamp Igirmranak, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Selanjutnya sekitar pukul 09.30 WIB, korban beserta tiga rekannya berangkat ke puncak Gunung Prahu dan sekitar pukul 15.00 WIB korban membuat tenda di camping ground Cemara Tunggal Plawang/masuk area wilayah Kabupaten Kendal.

Baca juga: Basarnas evakuasi dua pendaki Gunung Klabat

"Pada saat membuat tenda, tiba-tiba korban mengalami pingsan," katanya.

Ia menyampaikan selanjutnya teman-teman korban berusaha memberikan pertolongan namun tidak berhasil, selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR basecamp dan dibawa ke Puskesmas Kejajar.

Sesuai keterangan tim medis Puskesmas, bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal, kemudian korban dibawa ke RSU Wonosobo

Ia menuturkan dari hasil pemeriksaan visum luar dari pihak RSU Wonosobo dijelaskan bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan dimungkinkan korban meninggal karena mengalami serangan jantung.

Nurhasan menghimbau kepada para pendaki gunung/pecinta alam sebelum mendaki agar betul-betul dipersiapkan segala sesuatunya, mulai dari perlengkapan tenda, perbekalan/logistik, dan tidak kalah pentingnya adalah persiapan fisik serta menjaga kesehatannya dan berdoa.

"Dengan kesiapan tersebut kegiatan pendakian mulai dari start hingga finish bisa berjalan dengan lancar dan aman, serta tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," katanya. 

Baca juga: Dua pendaki meninggal setelah jatuh dari tebing di Selandia Baru
Baca juga: Tim Basarnas selamatkan pendaki Gunung Gamalama
Pewarta : Heru Suyitno
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 1970