Terjemahan Al Quran bahasa Palembang dan Sunda diluncurkan

Terjemahan Al Quran bahasa Palembang dan Sunda diluncurkan

Wagub Sumsel Mawardi Yahya. (FOTO ANTARA/dok.)

Palembang (ANTARA) - Kementerian Agama resmi meluncurkan terjemahan Kita Suci Al Quran dalam bahasa bahasa Palembang dan Sunda.

"Keberadaan Al Quran terjemahan bahasa Palembang tentu menjadi kebanggaan tersendiri, khususnya bagi masyarakat Palembang dan umumnya bagi masyarakat Sumsel," kata Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya melalui Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Sumsel Ekowati Retnaningsih di Palembang, Sabtu.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan pembuatan Al Quran terjemahan dalam  bahasa Palembang dan Sunda ini bertujuan untuk melestarikan bahasa daerah agar tidak punah.

Ia mengatakan Al Quran sebagai petunjuk bagi orang bertakwa. Selain itu, juga berfungsi sebagai bimbingan kehidupan bagi manusia.

Untuk itu dengan adanya terjemahan bahasa daerah, kata Menag, diharapkan masyarakat dapat mudah memahami Al Quran.

Wagub Sumsel menambahkan bahwa dengan adanya Al Quran terjemahan bahasa Palembang, selain mudah dipahami, juga sebagai upaya untuk melestarikan bahasa daerah.

Jadi peluncuran Al-Qur'an terjemahan bahasa Palembang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat Palembang khususnya dan Sumsel umumnya.

"Ya, ini sangat jelas bermanfaat bagi masyarakat Palembang dan Sumsel. Kita tentu bangga sekali terbitnya Al Quran terjemahan bahasa Palembang," katanya.

Menurut dia, selain bangga tentu masyarakat yang membaca mudah memahami isi kandungan Al Quran dan sekaligus dapat melestarikan bahasa daerah.

"Orang Sumsel kan tersebar di berbagai daerah, tentu kalau baca dia pasti ingat tanah kelahirannya," katanya.

Baca juga: Kemenag luncurkan terjemahan Quran dalam tiga bahasa daerah

Baca juga: Percetakan Quran Saudi produksi terjemahan Bahasa Indonesia


Baca juga: Al Quran Terjemahan Bahasa Gorontalo Diterbitkan

Baca juga: Menag: terjemahan Al Quran Banyumasan bantu lestarikan budaya
Pewarta : Ujang Idrus
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 1970