Polda Kalbar berikan bantuan 800 paket sembako pada nelayan

Polda Kalbar berikan bantuan 800 paket sembako pada nelayan

Polda Kalbar salurkan 800 paket Sembako kepada masyarakat nelayan di Sungai Kakap, Jungkat dan Sungai Pinyuh.  (Istimewa)

Pontianak (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat bekerjasama dengan Aliansi Nelayan Indonesia memberikan bantuan sebanyak 800 paket sembako kepada nelayan yang terdampak COVID-19 di Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah. 

"Dengan bantuan paket sembako ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang penghasilannya terdampak pandemi COVID-19," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Donny Charles Go di Pontianak, Selasa.

Ia menegaskan gerakan tersebut merupakan gerakan yang dilakukan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Kalbar.

Baca juga: UAS serahkan bantuan APD untuk RS rujukan COVID-19 di Pekanbaru
Baca juga: Persib Bandung serahkan bantuan APD ke-10 rumah sakit
Baca juga: Bocah SD di Jatim sumbangkan uang tabungan untuk beli APD tenaga medis


“Gerakan kepedulian ini kami jalankan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Kalbat, seluruh personel kepolisian terlibat membantu masyarakat," katanya.

Donny menambahkan, dalam program “Bakti Sosial Polri Peduli COVID-19” tersebut Polda Kalbar telah menyiapkan puluhan ton beras, minyak goreng dan ribuan kotak mie instan.

"Seluruh sembako ini dibagikan kepada seluruh masyarakat khususnya mereka yang penghasilannya berkurang karena dampak COVID-19," katanya

Sementara itu Ketua Aliansi Nelayan Indonesia Kalbar, Bani Amin mengatakan bantuan yang diserahkan Polda Kalbar disambut baik oleh masyarakat khususnya para nelayan.

Karena, menurut Bani, bantuan yang dibagikan itu dirasakan dapat mengurangi beban saat penghasilan para nelayan itu menurun akibat adanya pandemi COVID-19.

“Saya mewakili para nelayan mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran Polda Kalbar yang telah memberi kami bantuan. Apa yang kami dapatkan sedikitnya sangat membantu dan mengurangi beban kami saat penghasilan kami menurun akibat COVID-19,” katanya.

 
Pewarta : Andilala dan Slamet Ardiansyah
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020