BMKG catat 20 gempa bumi susulan di Sabang

BMKG catat 20 gempa bumi susulan di Sabang

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar Djati Cipto Kuncoro saat memperlihatkan seismograf di Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar, Jumat (5/6/2020). (ANTARA/Khalis)

Banda Aceh (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Aceh Besar mencatat  20 kali gempa bumi susulan yang terjadi setelah terjadinya gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,9 di wilayah Kota Sabang, Provinsi Aceh.

"Total kejadian gempa bumi susulan sejak terjadinya gempa bumi Sabang magnitudo 4,9 ada 20 kejadian gempa bumi," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar Djati Cipto Kuncoro di Aceh Besar, Jumat.

Dia menjelaskan, pascagempa bermagnitudo 4,9 yang mengguncang kawasan Pulau Weh Sabang pada Kamis (4/6) pukul 05.31 WIB, diikuti gempa susulan 20 kali dengan magnitudo yang bervariasi.
Baca juga: 17 bangunan di Sabang rusak akibat gempa bumi

Lanjut dia, gempa bumi susulan dengan magnitudo antara 2,5 hingga 3,0 terjadi sembilan kali, kemudian antara magnitudo 3,0 hingga 3,5 tercatat tujuh kali, dan magnitudo antara 3,5 hingga 4,0 empat kali.

"Gempa susulan yang terjadi hingga malam (kemarin) dan pagi tadi total ada 20 kali, dari sekian kali gempa tersebut beberapa dirasakan tetapi beberapa juga hanya direspon oleh alat," katanya, menjelaskan.

Menurut Djati, pihaknya terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan BPBD Sabang terkait dampak ke depannya. Memang secara teori, kata dia, intensitas atau energi gempa bumi sudah semakin menurun.
Baca juga: Gempa magnitudo 4,8 guncang Aceh menimbulkan kerusakan di Sabang

Dia menilai Aceh dan bahkan Indonesia pada umumnya memang daerah yang rawan akan peristiwa gempa bumi, namun tidak ada yang dapat memprediksikan kapan akan terjadinya.

"Imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang. Insyaallah pascagempa bumi dan tsunami 2004, masyarakat Aceh sudah semakin paham apa yang harus dilakukan sebelum terjadi, saat terjadi, dan setelah terjadinya gempa," ujarnya.

Seperti diketahui, Kamis, kemarin, gempa bumi melanda wilayah Aceh yang berpusat di Kota Sabang. Akibatnya belasan unit bangunan rusak, dari yang ringan hingga paling berat.

"Alhamdulillah, enggak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa gempa ini," kata Kepala Bagian Umum dan Humas Pemko Sabang Bahrul Fikri, di Sabang.
Baca juga: BMKG Aceh analisis potensi gempa susulan di Sabang
Pewarta : Khalis Surry
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020