Cegah COVID-19, PMI Makassar semprotkan disinfektan di 248 titik

Cegah COVID-19, PMI Makassar semprotkan disinfektan di 248 titik

Tim relawan PMI menyemprotkan cairan disinfektan di rumah ibadah guna membunuh kuman dan COVID-19 di laksanakan serentak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (7/6/2020). ANTARA/HO-PMI Makassar/aa.

Makassar (ANTARA) - Tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar, telah menyemprotkan cairan disinfektan untuk membunuh dan mencegah penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19) di 248 titik se Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

"Ini semangat luar biasa, terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas peran serta relawan PMI dan relawan lainnya melakukan penyemprotan disinfektan secara serentak di wilayah Kota Makassar," ujar Ketua PMI Makassar, Syamsu Rizal MI di kantornya jalan Kandea, Makassar, Senin.

Ia mengatakan, gerakan penyemprotan cairan disinfektan secara serentak di sejumlah titik tersebut selama dua hari, Sabtu-Minggu merupakan, salah satu langkah tepat memutus mata rantai penyebaran virus Corona baru itu.

Tidak hanya itu, kata dia, gerakan ini dilakukan sebagai upaya membantu pemerintah dalam rangka mendukung pemberlakuan 'new normal' atau kehidupan normal baru sekaligus untuk mematahkan penularan corona.

Baca juga: PMI Makassar aktifkan 800 relawan donor "on call" saat Ramadhan

Baca juga: PMI Makassar kolaborasi berbagai lembaga sosialisasi cegah COVID-19


"Menjelang penerapan normal baru penyemprotan disinfektan dilakukan pada tempat yang diindikasi menjadi pusat penyebaran virus ini, sebelum semuanya difungsikan secara normal," papar pria akrab disapa Deng Ical itu.

Sasaran utamanya, lanjut mantan Wakil Wali Kota Makassar ini adalah rumah ibadah, perkantoran, serta fasilitas umum yang merupakan tempat berkumpulnya orang-orang.

Selain itu, penyemprotan dengan menyasar rumah-rumah ibadah, kantor-kantor pemerintahan dan fasilitas umum yang biasanya banyak terdapat orang berkumpul. Rumah ibadah seperti masjid membuka kembali kegiatan ibadah shalat berjamaah. Selain itu, kantor pemerintah telah mulai melakukan aktifitas pelayanan publik.

"Kantor-kantor pemerintahan sudah mulai normal hari ini dan semua rumah ibadah mulai difungsikan kembali, tetapi sebelum itu, kami dari PMI ingin memastikan semuanya steril, bersih dari kuman dan virus," tambahnya.

Sementara Ketua Tim Pengendali COVID-19 PMI Kota Makassar, Fauzi Andi Wawo mengatakan, PMI Kota Makassar menurunkan Relawan PMI dibantu relawan lainnya telah melakukan penyemprotan disinfektan secara serentak di Kota Makassar.

“Penyemprotan disinfektan secara serentak dilakukan selama dua hari, yang dilakukan oleh 24 PMI kabupaten kota di wilayah masing-masing. Di Makassar, kita turunkan tiga tim dibantu PMI Kecamatan, Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) dan relawan lainnya," beber dia.

Pria yang kini menjabat legislator DPRD Sulsel itu menjelaskan, selama dua hari penyemprotan disinfektan dilakukan di 248 titik di Kota Makassar. Pada hari pertama penyemprotan dilakukan di 83 titik dan pada hari kedua dilakukan penyemprotan di 165 titik.

“Penyemprotan disinfektan di hari pertama difokuskan pada rumah-rumah ibadah sedangkan di hari kedua selain rumah ibadah juga menyasar perkantoran dan fasilitas umum," tutur Fauzi menambahkan.

Baca juga: PMI Makassar siagakan relawan "on call" penuhi kebutuhan darah

Baca juga: Hari Donor Darah, PMI Makassar berhasil kumpulkan 542 kantong darah
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020