BPJAMSOSTEK bantu masker sukseskan PSBB transisi COVID-19 di Jakarta

BPJAMSOSTEK bantu masker sukseskan PSBB transisi COVID-19 di Jakarta

Noro Fajar Prianggoro (kiri) selaku Kepala KCP Cempaka Mas menyerahkan masker untuk masyarakat di zona merah kepada Camat Kemayoran Jakarta, Asep Mulyaman (tengah). (ANTARA/Erafzon Saptiyulda AS/ho.bpjamsostek)

Jakarta (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kembali memberi bantuan masker kepada masyarakat untuk menyukseskan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi dalam memutuskan rantai penularan COCID-19 jelang penerapan normal baru.

Siaran pers BPJAMSOSTEK yang diterima di Jakarta, Kamis, mengabarkan bahwa Kantor Cabang Jakarta Gambir dan KCP (Kantor Cabang Perintis) BPJAMSOSTEK Jakarta Cempaka Mas kembali memberikan masker untuk masyarakat melalui Kecamatan Kemayoran Jakarta di saat pemberlakuan PSBB Transisi.

Pemprov DKI Jakarta memutuskan masih memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) karena penularan masih terjadi meski kondisinya mulai landai. Di Jakarta terdapat 66 RW yang masih termasuk zona merah corona.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan meski saat ini kasus positif dan kasus kematian karena COVID-19 cenderung melandai, namun masih ada sejumlah wilayah yang perlu jadi perhatian khusus.

Sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat, BPJAMSOSTEK pada masa PSBB transisi memberikan sebanyak 200 masker yang berasal dari dana kolektif karyawan. Penyerahan masker tersebut diwakili oleh Noro Fajar Prianggoro selaku Kepala KCP Cempaka Mas yang kemudian diserahkan kepada Camat Kemayoran, Asep Mulyaman.

“Mengingat saat ini kita telah memasuki masa PSBB transisi di wilayah DKI Jakarta, semoga bantuan yang kami berikan dapat memberikan semangat baru kepada masyarakat dalam menjalankan PSBB Transisi sebagai salah satu bentuk pencegahan penyebaran COVID-19,” tutur Kepala Kantor Cabang Jakarta Gambir Singgih Marsudi.

Baca juga: BPJAMSOSTEK salurkan bantuan untuk tenaga kerja terdampak COVID-19
Baca juga: BPJAMSOSTEK antisipasi lonjakan klaim JHT akibat gelombang PHK


Klaim JHT

Saat ini di wilayah Kelurahan Cempaka Baru terdapat 1 RW yang diisolasi lokal karena terdapat 13 orang yang berstatus positif COVID-19. Untuk itu rencananya Kecamatan Kemayoran mengumpulkan bantuan dari masyarakat dan perusahaan di wilayah Kemayoran termasuk BPJAMSOSTEK untuk disalurkan kepada wilayah terdampak COVID-19.

“Terimakasih kepada BPJAMSOSTEK atas kepeduliannya pada kami masyarakat yang terdampak COVID-19, meskipun telah memasuki masa PSBB transisi tapi kami tetap akan selalu memperhatikan protokol pencegahan penyebaran COVID-19," tutur Anwar selaku perwakilan Ketua RW di wilayah Kelurahan Cempaka Baru.

Belum berakhirnya pandemi COVID-19 hingga saat ini berdampak pada berkurangnya pendapatan hingga PHK (pemutusan hubungan kerja) karena perusahaan tidak dapat beroperasi seperti biasa.

“Berdasarkan data di Kantor Cabang Jakarta Gambir dan KCP Cempaka Mas, hingga saat ini setidaknya sebanyak 100-150 orang datang setiap hari untuk mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT). Hal tersebut membuktikan bahwa saat ini banyak masyarakat yang kehilangan mata pencaharian sehingga harus mencairkan dana JHT BPJAMSOSTEK yang dimilikinya,” tutur Noro Fajar Prianggoro selaku Kepala KCP Cempaka Mas.

BPJAMSOSTEK sebelumnya juga memberikan bantuan puluhan ribu paket sembako, masker, cair pembersih tangan, dan memberi perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada 8000 relawan COVID-19 yang bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai wujud bela negara dengan pendanaan yang bersumber dari insan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepada mereka dan masyarakat luas, BPJAMSOSTEK tidak pernah berhenti mengingatkan agar selalu menjalankan protokol PSBB yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca juga: BPJAMSOSTEK Banten bantu perusahaan laksanakan K3 cegah COVID-19
Baca juga: BPJAMSOSTEK serahkan santunan JKK atas nama perawat COVID-19
Pewarta : Erafzon Saptiyulda AS
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020