Satgas: Kasus positif COVID-19 periode 5-11 Oktober naik 5,9 persen

Satgas: Kasus positif  COVID-19 periode 5-11 Oktober naik 5,9 persen

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito saat jumpa pers di Kantor Presiden, Kamis (24/9/2020). ANTARA/Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional/pri. (ANTARA/Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional)

Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengungkapkan kasus positif COVID-19 secara nasional pada 5-11 Oktober 2020 meningkat 5,9 persen dibanding pekan sebelumnya (28 September-4 Oktober).

"Pada tingkat nasional setelah di minggu lalu terjadi penurunan kasus positif, ternyata di minggu tersebut terjadi kenaikan kasus positif 5,9 persen," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual di Gedung BNPB Jakarta, Selasa.

Baca juga: Satgas: Kesembuhan pasien COVID-19 terus meningkat

"Ini adalah hal yang harus kita hindari. Penambahan kasus positif harusnya menurun setiap minggunya," kata Wiku Adisasmito.

Wiku mengapresiasi Provinsi Maluku, Riau, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Aceh yang pada minggu pertama Oktober 2020 masuk 5 besar namun pada 5-11 Oktober berhasil keluar dari 5 besar dengan berupaya menekan angka kasus COVID-19.

"Perlu perhatian khusus pada 5 besar provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi. Di pekan sebelumnya Jawa Tengah dan Jawa Barat keluar dari 5 besar, tapi pekan ini kembali masuk ke 5 besar," ungkap Wiku.

Baca juga: Satgas: 65 persen kabupaten/kota Indonesia di zona risiko sedang

Lima besar provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi adalah Jawa Tengah naik 499 kasus, Jawa Barat naik 383 kasus, Papua Barat naik 314 kasus, Sulawesi Selatan naik 277 kasus, dan Sulawesi Tengah naik 204 kasus.

"Bagi daerah yang masuk 5 besar segera lakukan evaluasi terkait penerapan protokol kesehatan. Jangan masuk 5 besar kasus positif karena ini bukanlah prestasi," tegas Wiku.

Namun meski kasus positif COVID-19 meningkat tapi tingkat kematian pada 5-11 Oktober terus menurun.

Baca juga: Satgas: Ada 94 zona oranye COVID-19 tanpa perbaikan selama 6 pekan

"Bila pekan sebelumnya menurun 7,7 persen makan pekan lalu menurun 9,9 persen dari pekan sebelumnya. Kami apresiasi provinsi yang berhasil menekan kematian pada pekan ini dan berkontribusi pada penurunan angka kematian secara nasional," ungkap Wiku.

Provinsi yang berhasil menekan angka kematiannya pada 5-11 Oktober 2020 adalah adalah Kalimantan Timur, Jawa Barat, Sumatera Barat, Aceh dan Papua.

Sedangkan provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi adalah DKI Jakarta naik 65 kasus, Jawa Tengah naik 7 kasus, Kepulauan Riau naik 4 kasus, Kalimantan Tengah naik 3 kasus, Sulawesi Tengah naik 2 kasus.

Baca juga: Satgas: 13 kabupaten/kota miliki 1.000 lebih kasus aktif COVID-19

Hingga Selasa (13/10) jumlah terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia mencapai 340.622 orang dengan penambahan hari tersebut sebanyak 3.906 kasus dengan jumlah kasus aktif adalah 65.299.

Terdapat 263.296 orang dinyatakan sembuh dan 12.027 orang meninggal dunia. Sedangkan jumlah pasien saspek mencapai 153.822 orang.

Baca juga: Satgas: Penanganan COVID-19 yang baik jadi kekuatan nasional

Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta pun sudah mencapai 89.228, selanjutnya Jawa Timur dengan 47.595 kasus, Jawa Barat dengan 28.087 kasus, Jawa Tengah 27.106 kasus, dan Sulawesi Selatan 16.917 kasus.

#satgascovid19

 
Pewarta : Desca Lidya Natalia
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020