PMI kirim ratusan personel terlatih ke lokasi terdampak erupsi Merapi

PMI kirim ratusan personel terlatih ke lokasi terdampak erupsi Merapi

Sekjen PMI Pusat Sudirman Said saat memeriksa kesiapan fasilitasn pengungsian di Kabupaten Boyolali, Jateng pada Rabu, (18/11/2020). ANTARA/HO/Humas PMI Pusat.

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) mengerahkan ratusan personel terlatihnya untuk ditempatkan di sejumlah titik terdampak bencana erupsi Gunung Merapi di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

"Total personel terlatih yang dikerahkan PMI Jateng dan PMI DIY yang dimobilisasi 500 relawan yang disiagkan di sembilan pos pengungsian," kata Sekretaris Jendaral PMI Pusat Sudirman Said melalui sambungan telepon, Kamis.

Ratusan relawan tersebut dikerahkan untuk melakukan berbagai pelayanan sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing, mulai dari menyiapkan segala sesuatunya seperti dapur umum, paket family kit dan peralatan kedaruratan untuk di pengungsian

Kemudian menyiapkan sarana air bersih, sanitasi dan memberikan edukasi pencegahan COVID-19 di pengungsian. Selain itu, ia yang sedang berada di lokasi terdampak bencana yakni Kabupaten Boyolali Klaten, Sleman dan Magelang juga melakukan pemeriksaan kesiapan relawan, tenda dan fasilitas pengungsian.

Baca juga: PMI pantau kesiapan pos pengungsian Merapi di Boyolali

Baca juga: PMI siagakan ratusan personel di lokasi erupsi Gunung Merapi


"Secara umum PMI sudah siap segalanya dalam melayani warga terdampak erupsi Gunung Merapi dalam membantu pemerintah saat penanggulangan bencana," tambahnya.

Sudirman mengatakan selain mengerahkan personelnya pihaknya juga menerjunkan peralatan khusus untuk mempercepat penanggulangan bencana erupsi mulai dari truk tanki air bersih, kendaraan taktis hugglund dan mobil elektrik untuk memasok listrik ke sejumlah posko.*

Baca juga: PMI kerahkan mobil elektrik ke lokasi terdampak erupsi Gunung Merapi

Baca juga: PMI terjunkan kendaraan hagglund di kawasan Gunung Merapi
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020