Pacitan (ANTARA News) - Ratusan pohon tumbang dan puluhan rumah penduduk di empat dusun di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, porak- poranda akibat terjangan angin puting beliung pada Selasa malam .

Laporan dari sejumlah warga di lokasi kejadian, Rabu pagi, menyebut, angin puting beliung "mengamuk" Selasa malam (18/5) selama sekitar 15 menit itu, mengakibatkan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

"Kerusakan paling parah terjadi di Dusun Ngemplak dan Suruhan," kata staf bagian Humas Pemkab Pacitan, Purwo Sasongko.

Selain menerjang dua desa tersebut, bencana yang sama juga melanda pemukiman penduduk di Dusun Krajan dan Mendole.

Meski tidak separah di Dusun Ngemplak dan Suruhan, beberapa bangunan di Dusun Krajan dan Mendole mengalami kerusakan cukup parah. Atap salah satu gedung sekolah TK bahkan jebol setelah disapu angin berkecepatan lebih dari 100 km/jam tersebut,kata Purwo .

"Kami sempat mendengar suara bergemuruh disertai hujan lebat. Saat kami keluar rumah (mencari sumber suara) kami melihat sudah muncul gulungan berwarna hitam di angkasa. Angin kencang sekali dan kami semua berusaha menyelamatkan diri," ungkap Sarip, salah seorang warga yang rumahnya ikut menjadi sasaran amuk angin puting belaung.

Saat ini, warga dibantu aparat kepolisian dan TNI sedang melakukan kerja bakti memperbaiki rumah-rumah warga maupun bangunan lain yang rusak akibat bencana angin ribut.

Warga yang rumahnya rusak parah sementara ditampung di rumah tetangga sekitar atau di penampungnan darurat yang disediakan pemerintah.

Sementara sejumlah bantuan, baik berupa bahan makanan, nasi bungkus, maupun obat-obatan mulai disalurkan untuk membantu meringankan penderitaann warga yang menjadi korban. (*)
C004/A011

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010