FPKS DPR: Parpol penting kokohkan demokrasi melalui program aksi

FPKS DPR: Parpol penting kokohkan demokrasi melalui program aksi

Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKS di Jakarta, Kamis (18-3-2021). ANTARA/dokumentasi pribadi.

Jakarta (ANTARA) - Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menekankan pentingnya partai politik dalam mengokohkan demokrasi di Indonesia dengan kebijakan dan program aksi yang lebih konkret, bukan lagi pada tema-tema demokrasi prosedural atau kesamaan kesempatan.

"Akan tetapi, bagaimana partai berperan dalam mendorong keadilan di berbagai bidang, pertumbuhan ekonomi, pemerataan, dan kesejahteraan rakyat," kata Jazuli di Jakarta, Jumat.

Ia mengemukakan hal itu seusai acara puncak Rakernas PKS pada tanggal 16—18 Maret 2021. Rakernas ini merupakan momentum untuk menyatukan langkah dan mengokohkan pelayanan dan pembelaan PKS kepada rakyat.

Fraksi PKS, lanjut dia, menjadi garda depan dalam melaksanakan seluruh keputusan rakernas  sekaligus mengawal program kerja PKS untuk rakyat dalam forum perjuangan politik di parlemen.

Baca juga: Rakernas PKS perkuat sikap sebagai oposisi

Anggota Komisi I DPR itu mengatakan bahwa PKS hadir di pentas politik nasional sejak awal mengabdikan diri untuk menjadi pelayanan rakyat, pembela kepentingan rakyat, penjaga identitas dan karakter bangsa, dan bersama-sama komponen bangsa lainnya mewujudkan tujuan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945.

"Gen PKS adalah pelayanan. Kami ingin menghadirkan paradigma partai politik sebagai pelayanan rakyat, bangsa, dan negara. Paradigma ini penting mengingat partai politik bertugas mengader calon pemimpin bangsa, dan sebaik-baik pemimpin adalah pelayan bagi rakyatnya," ujarnya.

Sebelumnya, PKS menggelar rakernas, 1—16 Maret, kemudian acara puncaknya pada tanggal 16—18 Maret 2021.

Rakernas tersebut menghasilkan lima rekomendasi, salah satunya adalah menegaskan posisi PKS sebagai partai oposisi yang terdepan dalam pelayanan, pemberdayaan, dan pembelaan kepada rakyat Indonesia melalui berbagai program kerja dari seluruh bidang.

Baca juga: PKS ingatkan agama wajib ada dalam peta pendidikan nasional

Pewarta : Imam Budilaksono
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021