Sidak jelang Lebaran, TPID Kediri temukan barang rusak masih dijual

Sidak jelang Lebaran, TPID Kediri temukan barang rusak masih dijual

Petugas Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (5/5/2021) melakukan sidak di pusat perbelanjaan wilayah Kota Kediri, Jawa Timur, menjelang Lebaran 2021. (FOTO ANTARA/HO- Kominfo Kota Kediri)

Kediri, Jatim (ANTARA) - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri, Jawa Timur, melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Kediri menjelang Lebaran 2021 dan menemukan barang kemasannya rusak dan masih dijual.

"Seharusnya barang yang kemasannya rusak itu sudah harus segera ditarik, ini tadi langsung ditindaklanjuti," kata Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Kediri, Edi Darmasto, di Kediri, Rabu.

Tim yang melakukan sidak itu gabungan dari TPID Kota Kediri, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, UPT Perlindungan Konsumen, dan BPOM. Petugas melakukan peninjuan secara langsung di sejumlah pusat perbelanjaan wilayah Kota Kediri.

Sidak ke lokasi pusat perbelanjaan tersebut dilakukan di sejumlah lokasi antara lain Hypermart, Kediri Town Square, Transmart, Kediri Mall.

Ia menjelaskan Tim TPID Selain menemukan ikan sarden yang kemasannya rusak, petugas juga meneliti kualitas barang, termasuk tanggal kedaluwarsa. Seluruh bahan pokok dicatat harganya untuk membandingkan harga apakah ada kenaikan signifikan atau tidak.

Dari hasil pemantauan di sejumlah pusat perbelanjaan itu, sejumlah komoditas harganya juga masih relatif stabil dan tidak ada kenaikan yang sangat tinggi. Untuk yang kemasannya rusak langsung diminta untuk ditarik diganti dengan kualitas bagus.

Menurut Edi, harga kebutuhan pokok di pasar modern masih dalam batas normal.

"Harganya relatif normal tidak ada masalah kenaikan harga berlebihan," kata dia.

Selain memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat, tim sidak gabungan juga memastikan penerapan protokol kesehatan dijalankan dengan maksimal di pusat perbelanjaan. Petugas meneliti apakah pengelola patuh pada aturan atau tidak.

Pemkot Kediri sudah membuat beragam kebijakan guna mencegah penyebaran COVID-19 menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021. Beberapa di antaranya meminta pengusaha di Kota Kediri mematuhi aturan pembatasan kapasitas pengunjung di pusat perbelanjaan maupun toko wilayah kota ini, dengan kapasitas tidak lebih dari 50 persen.

Tim juga mengingatkan kepada pengelola pusat perbelanjaan di Kota Kediri mematuhi aturan yang telah ditetapkan, sebagai bentuk dukungan demi menekan penyebaran kasus COVID-19.

"Kami amati untuk penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik, seperti ketersediaan handsanitizer, pengaturan jarak, hingga kewajiban para pengunjung dan karyawan pusat perbelanjaan untuk memakai masker, dijalankan dengan baik," demikian Edi Darmasto .

Baca juga: Masyarakat diimbau bijak berbelanja Lebaran

Baca juga: Lewat medsos, Wali Kota Kediri promosikan produk UMKM jelang Lebaran

Baca juga: Kediri pertahankan TPID terbaik kawasan Jawa-Bali


Baca juga: Jelang Lebaran, Kota Kediri-Jatim minta warga bantu sosialisasi prokes
Pewarta : Asmaul Chusna
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021