Satgas COVID-19 Babel waspadai kedatangan 11.000 pemudik

Satgas COVID-19 Babel waspadai kedatangan 11.000 pemudik

Seorang penumpang melintasi ruang sterilisasi di bandara di Pangkalpinang. ANTARA/ Aprionis

Pangkalpinang (ANTARA) - Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mewaspadai kedatangan 11.000 pemudik, guna menekan kasus penyebaran virus corona selama arus balik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Selama arus balik lebaran ini, kita perketat pengawasan kedatangan orang di pintu-pintu masuk Pulau Bangka dan Belitung," kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Senin.

Baca juga: Polsek Cengkareng laksanakan rapid antigen kepada 12 pemudik

Ia menjelaskan berdasarkan data orang melakukan mudik dari Babel ke Pulau Jawa dan Sumatera dari 1 hingga 5 Mei 2021 mencapai 11.000 orang, sehingga ada potensi 11 ribu orang lebih yang akan kembali ke Bangka Belitung selama arus balik Lebaran Idul Fitri tahun ini.

"Kita mewajibkan penumpang angkutan udara dan laut ini melakukan tes ulang COVID-19, guna memastikan pemudik ini bebas dari terpapar virus corona ini," katanya.

Baca juga: Arus balik di Cileunyi Bandung landai pada libur terakhir Lebaran

Ia memprediksi lonjakan arus balik lebaran tahun ini akan terjadi pada Senin (17/5) hingga Selasa (25/5), sehingga diperlukan sinergitas dan kerja sama antarpihak dalam mengantisipasi lonjakan penumpang udara dan laut antarpulau ini.

"Kita telah berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan, bandara, pemerintah kabupaten/kota untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus balik ini," ujarnya.

Menurut dia kebijakan tes ulang swab antigen atau PCR atau GeNose ini sesuai kebijakan Pemprov Kepulauan Babel untuk menekan angka kasus penyebaran virus corona selama arus balik lebaran ini.

Baca juga: Kakorlantas sebut belum terjadi puncak arus balik arah Jabodetabek

"Bapak Gubernur Kepulauan Babel telah menginstruksikan satgas untuk memperketat pengawasan dan melakukan tes ulang COVID-19 di bandara dan pelabuhan," katanya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan mewajibkan masyarakat dari luar daerah melakukan tes ulang COVID-19, guna menekan kasus penyebaran virus corona selama arus balik lebaran tahun ini.

"Meskipun sekalipun mereka sudah mendapat surat pemeriksaan dari tempat asal dan sudah di swab antigen/PCR/Genose, sampai di Babel akan dilaksanakan pemeriksaan ulang dengan Genose,” ujarnya. 
Pewarta : Aprionis
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021