Rumah rusak akibat gempa Blitar di Malang capai 492 unit

Rumah rusak akibat gempa Blitar di Malang capai 492 unit

Sejumlah anak melihat kerusakan bangunan akibat gempa di Majangtengah, Malang, Jawa Timur, Minggu (11/4/2021). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya 1.189 unit rumah rusak akibat gempa bermagnitudo 6,1 yang mengguncang kawasan Malang dan sekitarnya. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto.

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat 492 unit rumah di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, rusak akibat gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Blitar pada Jumat (21/5).

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono mengatakan kerusakan rumah akibat gempa bermagnitudo 5,9 tersebut sebagian besar mengalami rusak ringan.

"Sebagian besar rumah mengalami rusak ringan, sementara untuk yang rusak berat, tercatat ada belasan," kata Sadono di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa.

Baca juga: Gempa Blitar berdampak pada 16 kecamatan di Kabupaten Malang

Sadono menjelaskan dari total 492 unit rumah yang rusak tersebut, sebanyak 390 unit rumah mengalami rusak ringan, sebanyak 88 rumah dilaporkan mengalami rusak sedang, dan sebanyak 14 rumah lainnya mengalami rusak berat.

Menurut Sadono, selain menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah penduduk di Kabupaten Malang, gempa yang terjadi pada pukul 19.09 WIB tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum.

"Untuk fasilitas umum, kerusakan paling banyak terjadi pada fasilitas layanan kesehatan, sebanyak 14 unit," kata Sadono.

Baca juga: Gempa Blitar sebabkan 287 rumah rusak di Kabupaten Malang

Sadono menambahkan, sementara untuk kerusakan pada rumah ibadah, tercatat sebanyak tujuh unit, dan dua unit fasilitas umum lainnya juga mengalami nasib serupa. Hingga saat ini, tidak ada laporan terkait adanya kerusakan pada fasilitas sekolah.

Gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Blitar dan dirasakan di wilayah Malang Raya tersebut menyebabkan kerusakan pada 16 kecamatan, dari total 33 kecamatan yang ada di Kabupaten Malang.

Beberapa kecamatan tersebut adalah Kecamatan Dampit, Kecamatan Ampelgading, Kecamatan Poncokusumo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kecamatan Jabung, Kecamatan Donomulyo, dan Kecamatan Kalipare.

Baca juga: Gubernur Jatim ingin mitigasi bencana dilakukan lebih komprehensif

Kabupaten Malang, merupakan wilayah yang terdampak cukup banyak dibandingkan wilayah lain seperti Kota Malang, dan Kota Batu. Di Kota Malang, tercatat hanya ada satu rumah yang mengalami kerusakan, sementara di Kota Batu tidak terjadi kerusakan sama sekali.

Akibat gempa bumi tersebut, BPBD Kabupaten Malang juga mencatat adanya satu korban luka-luka, di Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Tidak ada korban yang meninggal dunia akibat gempa bumi tersebut.

Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Jumat (21/5) pukul 19.09 WIB. Gempa magnitudo 5,9 tersebut, terjadi pada kedalaman 110 kilometer, sejauh 57 kilometer tenggara Kabupaten Blitar.

Gempa yang terjadi pada koordinat 8.63 Lintang Selatan (LS), dan 112.34 Bujur Timur (BT) tersebut, tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Baca juga: Gubernur tinjau rumah rusak akibat gempa magnitudo 5,9 di Blitar

Baca juga: BPBD catat 90 rumah alami kerusakan akibat gempa Blitar

Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021