Wimbledon tanggapi insiden lapangan licin yang dialami petenis

Wimbledon tanggapi insiden lapangan licin yang dialami petenis

Petenis Inggris Jack Draper terjatuh saat pertandingan babak pertama tunggal putra turnamen tenis Wimbledon melawan petenis Serbia Novak Djokovic di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris (28/6/2021). ANTARA FOTO/ REUTERS/Paul Childs/aww.

Jakarta (ANTARA) - Penyelenggara Wimbledon memberi tanggapan atas kekhawatiran peserta turnamen yang menilai lapangan terlalu licin akibat terguyur hujan sehingga menyebabkan dua atlet yaitu Serena Williams dan Adrian Mannarino terpeleset hingga cedera pada Selasa.

"Setiap lapangan rumput diperiksa oleh pengawas Grand Slam, kantor wasit dan tim lapangan sebelum pertandingan dimulai, dan mereka senang dengan kondisinya serta membersihkan lapangan untuk permainan," kata panitia dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, Rabu.

Juara tujuh kali Serena Williams terpaksa mundur dari pertandingan putaran pertamanya pada Selasa setelah terlihat terpeleset dan kakinya cedera pada set pembuka melawan petenis Belarusia Aliaksandra Sasnovich di lapangan tengah.

Baca juga: Serena mundur di babak pertama Wimbledon akibat cedera kaki

Selain itu, petenis Prancis Adrian Mannarino juga mundur saat melawan juara delapan kali Roger Federer setelah tergelincir hingga cedera lutut di lapangan yang sama.

Kejadian serupa, meski tidak fatal, ikut dialami unggulan teratas Novak Djokovic yang jatuh dua kali pada babak pertama.

Panitia pelaksana menegaskan lapangan sudah disiapkan dengan cara yang sangat teliti oleh staf lapangan.

"Kondisi cuaca pada dua hari pembukaan adalah yang terbasah yang pernah kami alami dalam hampir satu dasawarsa, sehingga mengharuskan atap ditutup untuk waktu yang lama. Mengingat lapangan rumput tengah subur, menyebabkan munculnya kelembapan tambahan pada permukaan lapangan," kata panitia.

Baca juga: Federer terselamatkan di babak pertama akibat lawan yang cedera

Panitia menyatakan bahwa lapangan rumput Wimbledon disiapkan menggunakan teknologi tercanggih dengan pengukuran yang dilakukan setiap pagi untuk kekerasan dan kadar air.

Bahkan di bawah atap sekalipun, pranata pendingin udara yang dimiliki diklaim bisa menghilangkan kelembaban udara untuk mencegah permukaan yang basah.

Baca juga: Juara French Open Krejcikova lalui debut babak pertama Wimbledon
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021