Pakar : RT/RW berperan penting mobilisasi-sosialisasi kepatuhan 5M

Pakar : RT/RW berperan penting mobilisasi-sosialisasi kepatuhan 5M

PMI dan warga bantu pasien isolasi mandiri di lingkungan RT 007/05, Munjul, Cipayung. (ANTARA/HO/Humas PMI)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Laboratorium Intervensi Sosial dan Krisis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) Dicky Pelupessy mengatakan RT/RW sangat berperan penting dalam memobilisasi dan mensosialisasikan kepatuhan protokol kesehatan 5M pada warga di tengah pandemi COVID-19.

"Apabila ada teladan atau role model di tingkat ini akan terasa lebih dekat dan berhubungan jadinya," kata Dicky saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Dicky menuturkan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap 5M bervariasi dan banyak faktornya misalnya kota besar dan pinggiran/bukan kota, serta berada di Jawa dan luar Jawa.

Menurut dia, perilaku mematuhi atau tidak mematuhi 5M tidak hanya bisa dilihat semata-mata tampilan perilaku individual, tetapi juga mengikuti atau berdasarkan norma atau sosialisasi di tingkat rumah tangga-rumah tangga atau keluarga.

Oleh karena itu, penting mobilisasi dan sosialisasi sekaligus penegakan kepatuhan tingkat pertama/awal tanpa harus dengan cara yang keras dan penghukuman, tapi dengan cara yang lebih simpatik untuk mengingatkan sesama warga RT/RW.

Baca juga: DPRD Lampung sebut pengetatan mobilitas harusnya dari tingkat RT

Baca juga: Pemkab Jember fokuskan penanganan COVID-19 di sektor hulu


"Prinsipnya individu berada dalam lingkup dan konteks rumah tangganya. Jadi, mobilisasi dan sosialisasi di tingkat lingkungan yaitu RT/RW diharapkan lebih mengena ke tiap rumah tangga yang ada di RT/RW," ujar Dicky.

Untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap 5M, Dicky menuturkan ada sejumlah cara diantaranya komunikasi atau mengomunikasikan risiko terus menerus dan secara konsisten, baik isi pesannya ataupun dari perilaku penyampai pesan atau otoritas yang konsisten dengan pesan yang disampaikan.

Kemudian, ada teladan dan contoh konkret dan aplikatif terkait kepatuhan 5M di tingkat komunitas dan tingkat lingkungan seperti RT/RW.

Dia menuturkan di tengah masih terjadinya penyebaran virus corona penyebab COVID-19 dan kemunculan varian baru yang sudah diidentifikasi dan diumumkan sampai saat ini, maka masyarakat harus tetap waspada dan patuh dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, vaksinasi harus dilakukan segera begitu dapat kesempatan.

Baca juga: Perjuangan perangkat RT di Surabaya lindungi warganya dari COVID-19

Baca juga: Wagub minta warga yang isoman manfaatkan jaringan komunikasi RT/RW

 
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021