Indonesia serahkan bantuan mobil klinik untuk pengungsi ke Bangladesh

Indonesia serahkan bantuan mobil klinik untuk pengungsi ke Bangladesh

Barang bantuan dari Indonesia diberikan kepada pengungsi Rohingya di Distrik Cox`s Bazar, Kamis (21/9/2017). (KBRI Bangladesh)

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia menyerahkan bantuan mobil klinik atau "mobile clinic" kepada Bangladesh untuk dimanfaatkan oleh para pengungsi dari negara bagian Rakhine, Myanmar.

Penyerahan mobil klinik itu kepada pihak Bangladesh dilakukan oleh Duta Besar RI untuk Bangladesh Rina P. Soemarno, demikian keterangan pers KBRI Dhaka yang diterima di Jakarta, Jumat.

Mobil klinik itu disediakan oleh PKPU, organisasi kemanusiaan Indonesia, anggota dari Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) yang beroperasi di Cox`s Bazar untuk membantu pengungsi dari Rakhine.

Mobil klinik tersebut akan dioperasikan oleh RISDA, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) Bangladesh yang didirikan pada 1993 dengan misi untuk mempromosikan hak asasi manusia dan pembangunan sosial ekonomi masyarakat yang kurang mampu.

Mobil klinik yang diserahkan akan digunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi para pengungsi dari Rakhine di Cox`s Bazar, Bangladesh.

Target operasional mobil klinik itu adalah untuk area kamp di Cox`s Bazar yang sulit dijangkau dan tidak memiliki akses langsung ke fasilitas kesehatan. Total pasien yang dapat dilayani per hari oleh mobil klinik tersebut diperkirakan sekitar 125 hingga 200 orang/hari.

IHA adalah gabungan dari 11 lembaga kemanusiaan di Indonesia, yang diresmikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada 31 Agustus 2017 di Jakarta.

IHA memulai operasinya di Cox`s Bazar setelah penerbitan izin dari Pemerintah Bangladesh. IHA berfokus pada penyediaan layanan dasar di Jamtoli Camp di Cox`s Bazar, dengan mengoperasikan rumah sakit sementara yang menyediakan perawatan kesehatan dasar bagi para pengungsi yang tinggal di kamp.

IHA juga membangun tempat penampungan pengungsi dan menyediakan fasilitas sanitasi dan pengolahan air. Semua bantuan kemanusiaan tersebut dibiayai oleh masyarakat Indonesia.

Presiden Joko Widodo, selama kunjungan kenegaraannya ke Bangladesh pada 27-29 Januari 2018, telah mengunjungi rumah sakit sementara IHA di Kamp Jamtoli. Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut juga telah meresmikan dua mobil klinik IHA.

Mobil klinik yang diserahkan Dubes RI ini adalah mobil klinik ke-4 yang disediakan oleh Indonesia untuk membantu para pengungsi di Cox`s Bazar. Mobil klinik tersebut dilengkapi dengan tandu, tabung oksigen, infus, dan peralatan darurat lainnya. Mobil klinik juga memiliki fasilitas untuk melakukan operasi kecil.
Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018