51.401 penumpang kereta api turun di Cirebon

51.401 penumpang kereta api turun di Cirebon

Ratusan pemudik menaiki kereta api Mutiara Selatan tujuan akhir Surabaya di Stasiun Kiaracondong, Bandung, Jawa Barat, Senin (11/6/2018). PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung memprediksi lonjakan penumpang arus mudik di Jawa Barat mencapai 20,7 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 11.531 kursi. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Cirebon (ANTARA News) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, mencatat selama tujuh hari masa angkutan Lebaran 2018 sudah ada sebanyak 51.401 penumpang yang turun di wilayah kerjanya.

"Selama tujuh hari ini mulai tanggal 5 Juni, penumpang kereta api (KA) yang turun mencapai 51.401 orang," kata Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro di Cirebon, Senin.

Kris mengatakan jumlah tersebut terhitung sejak masa angkutan Lebaran 2018 yaitu pada hari Selasa (5/6) dan sampai Senin (11/6).

Para pengguna jasa kereta api yang turun du seluruh stasiun Daop 3 Cirebon juga selalu ada tren kenaikan disetiap harinya.

"Setiap hari terus meningkat, mulai dari 5.326 penumpang pada Selasa (5/6) dan sampai 9.361 orang yang turun di stasiun," ujarnya.

Kris memprediksi puncak angkutan Lebaran 2018 terjadi pada Rabu (13/6) dengan peningkatan 8 persen.

"Kalau prediksi kita khususnya penumpang yang turun di stasiun Daop 3 Cirebon itu puncaknya pada dua hari menjelang Lebaran," katanya.

Pada dua hari menjelang Lebaran 2018 atau hari Rabu tanggal 13 Juni kata Kris, penumpang yang turun ada kenaikan 8 persen dibandingkan priode yang sama Lebaran 2017.

"Kita perkirakan peningkatan pada angkutan puncak itu meningkat 8 persen," kata Kris lagi.
Pewarta : Khaerul Izan
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018