Tim gabungan temukan dua korban banjir di Dairi-Sumut

Tim gabungan temukan dua korban banjir di Dairi-Sumut

Banjir Kiriman Medan Seorang balita menangis dalam ember yang mengapung di banjir kiriman yang merendam pemukiman warga di pinggiran Sungai Deli, Kelurahan Aur, Medan, Sumut, Minggu (29/12). Banjir kiriman disebabkan meluapnya hulu Sungai Deli, merendam ratusan rumah warga dengan ketinggian mencapai satu meter. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

Medan, (ANTARA News) - Tim gabungan Basarnas, TNI/Polri, BPBD dan masyarakat menemukan dua orang dari jumlah sembilan korban banjir bandang di Desa Longkotan dan Desa Sibongkaras, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis di Medan, Kamis malam, mengatakan, kedua korban itu, atas nama Bariun Sitorus (35) dan Elfrida Sinaga (31) merupakan warga Desa Longkotan, Kabupaten Dairi,

Korban Bariun Sitorus, menurut dia, ditemukan warga dalam keadaan mengambang di Sungai Soraya Subulusalam, Provinsi Aceh, Rabu (19/12) dan langsung dibawa ke Rumah Sakit umum (RSU) Subulusalam.

"Selanjutya pihak keluarga dari Dairi menjemput korban ke Subulusalam, dan telah dibawa ke kampung halaman di Desa Longkotan, Kamis (20/12) sekira pukul 05.00 WIB," ujar Riadil.

Ia mengatakan, korban Elfrida sudah dievakuasi, dan saat ini sedang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang.

"Sedangkan tujuh korban lainnya yang hanyut di Sungai Bangai Bongkaras, belum ditemukan, dan masih dilakukan pencarian," kata mantan Kepala Bappeda Sumut itu.

Sebelumnya, peristiwa banjir bandang di Desa Longkotan dan Desa Sibongkaras, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, terjadi pada Selasa (18/12) sekitar pukul 17.00 WIB.

Banjir bandang tersebut, menghantan dua unit rumah warga masyarakat, dan salah seorang diantaranya bernama Bariun Sitorus.

Selain itu, satu unit mobil yang terbawa banjir, hingga kini belum lagi ditemukan, dan masih dilakukan pencarian.

Banjir bandang terjadi, akibat curah hujan yang cukup tinggi, dan menimbulkan meluap Sungai Bongai Bongkaras setinggi lebih kurang delapan? meter, serta menghanyutkan rumah penduduk.

Saat ini, sebanyak tujuh orang lagi korban banjir yang belum ditemukan beberapa diantaranya Tina Tumanggor (33), Nadia boru Hasugian (30), Lima boru Padang (29), Jaluddin Boang Manalu (68), dan Walbin Simarmata (49).

Baca juga: Banjir rusak rumah dan jembatan di Dairi
Pewarta : Munawar Mandailing
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2018