Jokowi-Ma`ruf ditargetkan menang 70 persen di NTB

Jokowi-Ma`ruf ditargetkan menang 70 persen di NTB

Arsip Bakal Calon Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berjabat tangan dengan Bakal Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kanan), Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kiri) dan pengusaha Erick Thohir usai memberikan keterangan terkait formasi tim sukses kampanye nasional Pilpres 2019 di Jakarta, Jumat (7/9/2018). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras)

Mataram (ANTARA News) - Pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma`ruf Amin ditargetkan menang 70 persen di Nusa Tenggara Barat.

"Kita targetkan 70 persen. Sekarang para tuan guru juga sudah berbondong-bondong mendukung Jokowi-Ma`ruf," kata Ketua Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) NTB, TGH Hamzi Hamzar di Mataram, Minggu.

Untuk mencapai kemenangan itu kata Tuan Guru Hazmi, 10 ribu relawan akan dibentuk dalam waktu dekat.

"Setiap kabupaten/kota kita bentuk seribu relawan dari JKSN," ujarnya.

Hazmi mengaku optimistis target tersebut akan tercapai. Terlebih, dengan adanya para relawan JKSN NTB, masyarakat juga akan diberikan edukasi tentang tata cara memilih yang baik dan benar.

Mengapa target kemenangan bagi paslon nomor urut 01 tersebut dipatok tinggi, menurut Hazmi Hamzar pihaknya ingin memacu para tuan guru maupun relawan lainnya untuk bekerja maksimal dalam memenangkan Jokowi-Ma`ruf.

"Jadi sepuluh ribu relawan ini akan mengajar masyarakat kita cara memilih. Karena pada pemilu kali ini cukup rumit, ada banyak kertas suara yang harus dicoblos baik untuk Pilpres, DPD, DPR-RI, DPR kab/kota," jelas politisi PPP tersebut.

"Ini tantangan juga bagi kita (relawan dan para tuan guru) dan kinerja kita bersama harus benar-benar terpacu," sambungnya.

Karakter Jokowi-Ma'ruf dikatakannya sangat cocok memimpin Indonesia. Selain lemah lembut dan mengedepankan Ahlussunnah waljama`ah, pasangan dari Jokowi adalah seorang kiai.

Karena itu, sudah sepantasnya sosok pemimpin seperti Jokowi-Ma`ruf harus diperjuangkan.

"Kita harap masyarakat NTB wajib mendukung pemimpin yang mempertahankan Ahlussunnah waljamaah," katanya.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019