Tagar #JokowiOrangnyaBaik masuk "trending topic" dunia

Tagar #JokowiOrangnyaBaik masuk

Twitter (istimewa)

Jakarta (ANTARA News) - Jagad media sosial, khususnya Twitter, pada Sabtu (16/2), diramaikan tagar (tanda pagar) #JokowiOrangnyaBaik yang sempat masuk di peringkat keenam "trending topic" dunia.

Berdasarkan pantauan di twitter.com, Sabtu, #JokowiOrangnyaBaik telah ditweets hingga mencapai 117 ribu kali.

Warganet Indonesia rame-rame menuliskan #JokowiOrangnyaBaik dikarenakan pada hari ini, Presiden Joko Widodo bertemu dengan CEO Bukalapak, Achmad Zaky.

Beberapa hari sebelumnya, dalam twitnya, Zaky menulis, "Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451 B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24 Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B. Mudah2an presiden baru bisa naikin"

Kicauan ini tentu saja menjadi bahan pembicaraan di media sosial Twitter pada Kamis (14/2) lalu.

Melalui cuitannya, Zaky dianggap menyebarkan berita palsu. Para pendukung Jokowi yang tidak terima dengan kicauan Achmad Zaky lantas membuat gerakan #uninstallbukalapak sebagai bentuk kekecewaan terhadap pernyataan CEO Bukalapak tersebut.

Baca juga: CEO Bukalapak sampaikan permintaan maaf ke Presiden Jokowi

Namun setelah Jokowi bertemu dan memaafkan Achmad Zaky, warganet Indonesia memuji sikap yang ditunjukkan oleh orang nomor satu Indonesia ini.

Akun @windaimueta mencuitkan, "Indonesia memang butuh pemimpin yang baik, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi untuk rakyat. Demi rakyat." dilanjutkan dengan tagar #JokowiOrangnyaBaik.

Selain itu, warganet yang bernama @TheREAL_Abi menuliskan cuitan, "Presiden Jokowi hebat. Mau memaafkan.

Meski difitnah dan dienyek Si Zaky dengan berbesar hati masih mau menerima anak sontoloyo genderuwo yang tidak tahu diri itu. @jokowi @pramonoanung @Muslich_Leva #JokowiOrangnyaBaik." ***2***

Baca juga: Presiden Jokowi minta "uninstall Bukalapak" dihentikan

Baca juga: CEO Bukalapak: Presiden sampaikan jangan "uninstall" Bukalapak
Pewarta : Joko Susilo
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019