Sampah plastik di hutan bakau dibersihkan warga Nipah Panjang, Jambi

Sampah plastik di hutan bakau dibersihkan warga Nipah Panjang, Jambi

Pelajar bersama nelayan menyusuri aliran sungai saat aksi bersih di Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur, Nipah Panjang, Tanjungjabung Timur, Jambi, Sabtu (2/3/2019). Aksi bersih yang diinisiasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi dan Pemkab Tanjungjabung Timur bersama masyarakat tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Sampah Nasional sekaligus kampanye pemulihan kawasan cagar alam. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/pras.

Jambi, (ANTARA) - Warga Nipah Panjang bergotong-royong membersihkan sampah plastik di muara Sungai Batanghari yang merupakan kawasan Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur di Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten TanjungjabungTimur, Provinsi Jambi.

Aksi pembersihan sampah plastik yang digagas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi tersebut masih dalam rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019.

"Sampah plastik yang ada di kawasan cagar alam hutan bakau ini kita bersihkan, jangan sampai sampai ke laut," kata Kepala BKSDA Jambi Rahmad Saleh, Minggu.

Cagar alam hutan bakau tersebut juga bermuara ke Pantai Timur Sumatera, Provinsi Jambi.

Rahmad mengatakan sampah-sampah plastik jika terus dibiarkan akan mengancam ekosistem dan kehidupan biota di perairan dan laut, karena sampah plastik yang sulit terurai.

Mereka membersihkan sampah-sampah plastik yang banyak ditemui mengambang di kawasan itu dengan cara menggunakan jaring serok.

Khusus untuk pelajar pramuka yang ikut dalam aksi itu, mereka menyisir pinggiran hutan bakau tersebut dengan menggunakan perahu milik nelayan setempat.

Dalam aksi gotong royong yang melibatkan puluhan warga setempat, beberapa personil TNI, BKSDA dan puluhan pelajar Pramuka itu berhasil mengangkut sampah sebanyak satu bak mobil.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat Ari Suryanto mengajak warga di daerahnya agar peduli terhadap lingkungan di sekitarnya dengan tidak membuang sampah di perairan.

"Di suatu daerah pernah ada ikan paus mati, di dalamnya ditemukan beberapa kilo sampah plastik. Ini sangat berbahaya jika terus dibiarkan," kata Ari.

Baca juga: Hutan Mangrove di Jambi Kian Rusak

Baca juga: Kelestarian Mangrove di Pantai Timur Jambi Terancam
Pewarta : Nanang Mairiadi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019