Aktor intelektual hoaks Ratna Sarumpaet didesak ditangkap

Aktor intelektual hoaks Ratna Sarumpaet didesak ditangkap

Unjuk rasa di depan PN Jaksel menuntut pelaku penyebar berita hoaks Ratna Sarumpaet dihukum berat sekaligus mengungkap dan juga menghukum aktor intelektual di belakang kasus ini (Foto ANTARA/ Citra MH)

Jakarta (ANTARA) - Pengadilan lanjutan terdakwa kasus hoaks Ratna Sarumpaet diwarnai aksi unjuk rasa ratusan masyarakat yang meminta aktor intelektual turut ditangkap.

Massa unjuk rasa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Peduli Peradilan dipimpin oleh seorang orator yang berdiri di atas mobil.

Berdasarkan pantauan ANTARA, unjuk rasa yang diikuti oleh sekitar 200 orang tersebut juga membawa topeng berbentuk muka Ratna dan juga Fadli Zon, serta terdapat spanduk yang mendesak agar majelis hakim mengungkap aktor intelektual di balik kasus ini.

Sambil berteriak juga, massa mengangkat poster bertuliskan "Ratna Sarumpaet berbohong untuk siapa?" dan juga "Ibu Ratna jangan mau sendirian di penjara".

Massa meminta kepada pengadilan dan jaksa untuk tetap melanjutkan fakta-fakta persidangan kemarin agar masyarakat bisa mengetahui siapa aktor dibalik kasus Ratna Sarumpaet.

"Kami hanya ingin mengungkap siapa aktor intelektual dibalik Ratna Sarumpaet. Kami juga sangat yakin bukan hanya Ratna, tetapi ada aktor-aktor intelektual lainnya yang mengatur ini," kata salah satu pendemo.
Unjuk rasa ini sebelumnya pernah dilakukan pada saat sidang perdana Ratna Sarumpaet pada Kamis (28/2) dan kembali dilakukan pada sidang keempat.

"Kami akan melakukan berbagai cara untuk melanjutkan ini," tambahnya.

Para peserta unjuk rasa menyampaikan kegelisahannya akan kasus ini dan mengharapkan supaya aktor intelektual dibalik Ratna agar segera diungkap.

Baca juga: Ratna Sarumpaet jalani sidang keempat
Baca juga: Sidang Ratna Sarumpaet dilanjutkan pekan depan

 
Pewarta : Ganet Dirgantara dan Citra Maharani Herman
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019