Korban tenggelam di Pantai Coro Tulungagung berhasil ditemukan

Korban tenggelam di Pantai Coro Tulungagung berhasil ditemukan

Petugas Basarnas mengevakuasi korban tenggelam yang berhasil ditemukan di Pantai Coro, Tulungagung, Selasa (30/4/2019) (Ist)

Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Satu dari dua pemancing yang dilaporkan hilang tercebur di perairan Pantai Coro, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa berhasil ditemukan tim penolong dari Basarnas yang melakukan penyisiran hari kedua sekitar pukul 07.00 WIB.

Frendi (18), identitas korban yang berhasil ditemukan mengambang oleh tim Basarnas, terdeteksi pada jarak sekitar 100 meter dari lokasi awal tercebur.

"Tim penolong dari Basarnas kemudian mengevakuasi menggunakan satu unit perahu karet," kata komandan tim operasi Basarnas Pos SAR Trenggalek Yoni Fariza yang dikonfirmasi di sela proses pencarian korban kedua atas nama Doni (18).

Ia memastikan lokasi pencarian tetap difokuskan di sekitar pantai Coro. Alasannya, lokasi korban tercebur merupakan kawasan pantai yang dipenuhi batu karang.

Korban Frendi dan Doni jatuh ke laut dari atas tebing tempat dia memancing dengan ketinggian sekitar 10 meter, sehingga dimungkinkan jasad korban tenggelam dan
tersangkut batu karang.

"Arus di sekitar Pantai Coro juga berpusar karena lokasi pantai karang yang dalam," katanya.

Usai dievakuasi, tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis)  Polres Tulungagung sempat melakukan visum luar untuk memastikan penyebab kematian korban.

Namun saat tim identifikasi berniat menawarkan otopsi, keluarga korban menolaknya sehingga jasad Frendi langsung dibawa ke rumah duka di Desa Gedangan, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung.

Insiden dua pemancing jatuh dari atas tebing dan tercebur di perairan dalam Pantai Coro dilaporkan terjadi pada Minggu (28/4) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu, satu dari lima sekawan yang memancing di Pantai Coro atas nama Frendi terpeleset dari atas tebing karang berketinggian sekitar 10 meter di Pantai Coro yang licin.

Mengetahui rekannya jatuh, Doni bermaksud menolong dengan terjun ke laut untuk membantu Frendi.

Namun karena hempasan ombak, keduanya tak bisa menepi ke sisi tebing.

Anggi dan dua rekannya yang masih di atas tebing lalu mencoba menolong dengan mengulurkan stik pancing tapi patah dan kedua korban hilang tenggelam terseret arus laut dan dihempas ombak pantai selatan. (*)

Baca juga: Anak 10 tahun ditemukan tewas tenggelam di danau bekas galian
Baca juga: Tiga hari hilang warga pedalaman Barito Utara ditemukan meninggal


 
Pewarta : Destyan H. Sujarwoko
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019