Perahu terbalik di Libya barat sebabkan dua orang tewas, 25 hilang

Perahu terbalik di Libya barat sebabkan dua orang tewas, 25 hilang

Seorang penyelamat asal organisasi kemanusiaan Jerman, Sea-Watch, mendekap jenazah bayi migran, di lepas pantai Libya pada 27 Mei 2016. (Christian Buettner/Eikon Nord GmbH Germany/Reuters)

Tripoli (ANTARA) - Sedikitnya dua migran meninggal dan sekitar 25 orang lainnya hilang karena perahu karet yang mereka tumpangi terbalik di lepas pantai Libya barat, kata juru bicara penjaga pantai, Ayoub Qassem Minggu.

Menurutnya, sebanyak 73 migran dievakuasi oleh patroli penjaga pantai sekitar 14 mil dari kota Qarabulli, sekitar 49 km timur ibu kota Tripoli.

Jasad seorang perempuan dan seorang anak berhasil ditemukan, tambahnya.

Para migran yang terdiri atas 40 pria, 25 perempuan dan delapan anak-anak berasal dari Sudan, Kenya, Pantai Gading serta Nigeria.

"Sebuah perahu karet rusak ditemukan tanpa mesin dan membawa serta puluhan migran ilegal," kata Qassem.

Menurut Badan Migrasi PBB IOM, sebanyak 2.297 migran meninggal atau hilang di Laut Mediterania tahun lalu dari total 116.959 orang yang tiba di Eropa melalui jalur laut.

Pantai barat Libya menjadi titik keberangkatan utama bagi para imigran saat penyelundup memanfaatkan kekisruhan negara tersebut sejak tergulingnya Muammar Gaddafi pada 2011.

Sumber: Reuters
Baca juga: PM Italia: lima negara tawarkan akhiri sengketa soal migran
Baca juga: Seribu manusia perahu diselamatkan namun satu ditemukan tewas di Laut Tengah
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Maria D Andriana
COPYRIGHT © ANTARA 2019