Korban banjir di Sidrap mendapat bantuan

Korban banjir di Sidrap mendapat bantuan

Tim PKK Sulsel memberikan bantuan kepada para korban banjir di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulsel. (ANTARA FOTO/HO/Humas Pemprov Sulsel)

Makassar (ANTARA) - Tim Penggerak PKK Sulsel menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulsel, melalui sekretarisnya Andi Tenriola berupa obat-obatan, pakaian dan makanan secara langsung kepada Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap, Mulyani Dollah di posko bantuan bencana yang berada di Sidrap.

Sekretaris TP PKK Sulsel Andi Tenriola dalam keterangannya di Makassar, Selasa, mengatakan hal itu sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. “Misi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama. Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban para korban banjir di Sidrap yang berlangsung selama dua hari terakhir ini," ujarnya.

Andi Tenriola mengingatkan kepada seluruh warga untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan sekitar dan tidak menebang pohon sembarangan. Menurutnya, lingkungan yang buruk bisa mengundang berbagai musibah seperti banjir maupun tanah longsor.

"Menjaga kelestarian alam dan lingkungan bisa dimulai dari lingkungan rumah, keluarga," tuturnya.

Bencana banjir yang terjadi di Sidrap menyebabkan kerusakan berbagai sarana-prasarana yang ada di Kabupaten Sidrap. Terdapat 3000 rumah warga rusak, sekitar 4000 Ha lahan pertanian dan perkebunan rusak serta 17 sarana pendidikan yang dikabarkan juga mengalami kerusakan.

Kepala Disosdukcapil Sidrap Syaharuddin Laupe yang juga salah satu koordinator penanggulangan bencana banjir masih berharap bantuan dari berbagai pihak. "Mengingat masih banyaknya warga dari korban banjir yang butuh uluran tangan dari dermawan," ujarnya.

Adapun kebutuhan mendesak para korban banjir saat ini adalah makanan siap saji, obat-obatan, air bersih, tenda terpal, tikar, selimut, pakaian laki-laki dewasa, pakaian perempuan dewasa dan anak-anak.*

Baca juga: Tiga kecamatan di Sidrap Sulsel terendam banjir
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019