Pemerintah Kota Sabang terus melakukan langkah konkret dalam upaya penanganan dan pencegahan merebaknya virus corona (Covid-19), bahkan pihaknya telah menyiapkan tiga ruang isolasi bagi suspect virus corona jenis baru tersebut.

"Kita menyiapkan ruang isolasi sebanyak tiga ruang, satu ruang di RSUD (Sabang) dan dua ruang di RS Angkatan Laut bila ada wisatawan atau masyarakat yang terindikasi virus corona," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sabang Faisal di Sabang, Selasa.

Dia mengatakan untuk kegiatan antisipasi pencegahan virus corona tersebut, pemerintah melibatkan banyak pihak, tidak hanya dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sabang.

Kata dia, Pemko Sabang juga telah melakukan rapat koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan pihak terkait lainnya dalam upaya penanganan Covid-19, sehingga rapat itu melahirkan kesepakatan untuk penyediaan ruang isolasi.

Bahkan, mereka juga telah dibentuk tim pencegahan antisipasi virus corona, yang koordinasikan dibawa Kepala Dinas Kesehatan Kota Sabang dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Sabang.

"Jadi kegiatan antisipasi Pemko Sabang untuk mencegah virus corona merupakan kerjasama tim, contoh kasus yang pernah dilakukan tim adalah penolakan kedatangan kapal persiar tanggal 20 Februari 2020," katanya.

Ia menambahkan, langkah selanjutnya mereka berharap masyarkat Kota Sabang berlaku hidup besih dan sehat, serta kemudian melaporkan jika mengetahui ada wisatwan yang terindikasi suspect virus corona.

Menurut Faisal, pihaknya belum melakukan pemeriksaan khusus bagi wisatawan yang masuk ke Sabang melalui pelabuhan, karena dinilai mereka telah melewati pemeriksaan ketat di sejumlah Bandara seperti Bandara Sukarno Hatta, Bandara Kuala Namu Sumatera Utara, dan Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar.

"Berdasarkan hasil rapat dengan tim tidak ada pemeriksaan khusus bagi wisatawan yang masuk ke Sabang melalui Pelabuhan Balohan, karena pemeriksaan scanner sudah dilakukan minimal dua kali," katanya.

Pewarta: Khalis Surry

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2020